Shavira Maulydia Merasa Lebih Feminim Pakai Jumpsuit
Shavira Maulydia menggunakan jumpsuit tiga perempat model celana harem warna ungu
Penulis: | Editor: harismanto
Laporan Vina
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Bosan dengan dress, jeans, baju kaos dan lainnya, anda bisa mencoba model pakaian yang satu ini, Jumpsuit. Ya, Jumpsuit adalah pakaian yang memiliki atasan dan bawahan yang menyatu (one piece). Untuk bawahan bisa celana juga bisa rok.
Padahal awal kemunculannya, Jumpsuit hanya bercorak polos. Dan sekarang, jumpsuit hadir mengikuti tren fashion. Misalnya jumpsuit bercorak bunga-bunga yang paling banyak ditemukan. Untuk modelnya, juga demikian, di saat model celana palazzo/kulot, maka jumpsuit juga mengadopsinya.
Sama halnya juga dengan model celana harem, jumpsuit juga ada yang model bawahannya harem. Ada yang panjang dan pendek. Artinya selain bisa dipakai untuk wanita yang berhijab, juga ada model untuk yang tidak berhijab.
Dan salah satu ciri khas dari Jumpsuit selalu menggunakan karet dibagian pinggangnya. Hal ini menjadikan sang pemakai terlihat lebih ramping dan dapat membentuk badan sang pemakai.
Seperti yang digunakan fashionita kita kali ini, Shavira Maulydia yang menggunakan jumpsuit tiga perempat model celana harem warna ungu. Dan dengan model atasan berbentuk V menggunakan tank top dalamannya. Dan untuk mengesankan bentuk di pinggang, Vira menambahkan belt.
Diakui dara yang biasa disapa Vira ini, sejak tren jumpsuit, ia memang menyenangi model pakaian satu ini. Bagi Vira dengan mengenakaan jumpsuit lebih simple, nyaman dan kesan feminimnya juga dapat. "Jumpsuit dapat menimbulkan kesan feminim, jadi tidak perlu menggunakan rok untuk tampil feminim. Kesannya juga santai dan tubuh kita terlihat tinggi, nyaman juga dipakai dan bisa bebas bergerak," ujarnya.
Diakui mahasiswi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Riau ini, saking senang dengan jumpsuit, ada empat yang ia punya. Ada dua yang bawahannya panjang dan atasannya pakai kapucong, kemudian ada yang di atas lutut dan yang ia gunakan saat pemotretan tiga perempat.
"Semuanya lengan kensi. Vira sedang cari yang lengan panjang juga. Tapi lom menemukan yang pas di mata dan di hati. Ada yang beli di Pekanbaru, ada yang d Jakarta. Pokoknya kalau nampak jumpsuit yang unik dibeli." kata Vira.
Selain yang polos, lanjut Vira ada juga yang bermotif bunga. Kemudian untuk bahannya ada yang katun, kaos, spandek dan lain-lain. Warnanya yang panjang hitam polos dan coklat motif bunga. Kemudian yang diatas lutut pink motif bunga, dan warna ungu yang tigaperempat. "Vira pakai pakaian ini lebih untuk santai, hang out sama teman-teman," sebutnya.
Sementara itu, untuk paduan sendalnya, diakui dara kelahiran Jakarta, 9 September 1992 ini lebih cocok yang casual, gladiator, wedges. "Tetapi tergantung model jumpsuitnya juga. Kalau yang panjang, kan ga cocok kalau menggunakan yang teplek. Kemudian kalau yang model pendek di atas lutut, pakai boots bagus juga," pungkasnya. (Vin)
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Bosan dengan dress, jeans, baju kaos dan lainnya, anda bisa mencoba model pakaian yang satu ini, Jumpsuit. Ya, Jumpsuit adalah pakaian yang memiliki atasan dan bawahan yang menyatu (one piece). Untuk bawahan bisa celana juga bisa rok.
Padahal awal kemunculannya, Jumpsuit hanya bercorak polos. Dan sekarang, jumpsuit hadir mengikuti tren fashion. Misalnya jumpsuit bercorak bunga-bunga yang paling banyak ditemukan. Untuk modelnya, juga demikian, di saat model celana palazzo/kulot, maka jumpsuit juga mengadopsinya.
Sama halnya juga dengan model celana harem, jumpsuit juga ada yang model bawahannya harem. Ada yang panjang dan pendek. Artinya selain bisa dipakai untuk wanita yang berhijab, juga ada model untuk yang tidak berhijab.
Dan salah satu ciri khas dari Jumpsuit selalu menggunakan karet dibagian pinggangnya. Hal ini menjadikan sang pemakai terlihat lebih ramping dan dapat membentuk badan sang pemakai.
Seperti yang digunakan fashionita kita kali ini, Shavira Maulydia yang menggunakan jumpsuit tiga perempat model celana harem warna ungu. Dan dengan model atasan berbentuk V menggunakan tank top dalamannya. Dan untuk mengesankan bentuk di pinggang, Vira menambahkan belt.
Diakui dara yang biasa disapa Vira ini, sejak tren jumpsuit, ia memang menyenangi model pakaian satu ini. Bagi Vira dengan mengenakaan jumpsuit lebih simple, nyaman dan kesan feminimnya juga dapat. "Jumpsuit dapat menimbulkan kesan feminim, jadi tidak perlu menggunakan rok untuk tampil feminim. Kesannya juga santai dan tubuh kita terlihat tinggi, nyaman juga dipakai dan bisa bebas bergerak," ujarnya.
Diakui mahasiswi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Riau ini, saking senang dengan jumpsuit, ada empat yang ia punya. Ada dua yang bawahannya panjang dan atasannya pakai kapucong, kemudian ada yang di atas lutut dan yang ia gunakan saat pemotretan tiga perempat.
"Semuanya lengan kensi. Vira sedang cari yang lengan panjang juga. Tapi lom menemukan yang pas di mata dan di hati. Ada yang beli di Pekanbaru, ada yang d Jakarta. Pokoknya kalau nampak jumpsuit yang unik dibeli." kata Vira.
Selain yang polos, lanjut Vira ada juga yang bermotif bunga. Kemudian untuk bahannya ada yang katun, kaos, spandek dan lain-lain. Warnanya yang panjang hitam polos dan coklat motif bunga. Kemudian yang diatas lutut pink motif bunga, dan warna ungu yang tigaperempat. "Vira pakai pakaian ini lebih untuk santai, hang out sama teman-teman," sebutnya.
Sementara itu, untuk paduan sendalnya, diakui dara kelahiran Jakarta, 9 September 1992 ini lebih cocok yang casual, gladiator, wedges. "Tetapi tergantung model jumpsuitnya juga. Kalau yang panjang, kan ga cocok kalau menggunakan yang teplek. Kemudian kalau yang model pendek di atas lutut, pakai boots bagus juga," pungkasnya. (Vin)