Edi Sukur Terpilih Jadi Ketua MPC PP Pekanbaru
Dipilih Sebanyak 9 PAC Dalam Muscablub
Penulis: Rino Syahril | Editor:
Namun Muscablub tersebut dengan tegas dibantah Ketua MPC PP Pekanbaru Jhon Lelek. Menurut Jhon Lelek, MPC Pekanbaru tidak pernah melakukan Muscablub dan sampai saat ini masih dia yang memimpin MPC PP Pekanbaru. "Tidak benar itu, tidak ada Muscablub," kata Jhon Lelek kepada Tribun, Jumat (29/3).
Ketua terpilih dalam Muscab yang dilakukan secara tertutup Edi Sukur mengatakan, saat ini ia dipercaya untuk memimpin MPC PP Pekanbaru. "Saya dipilih dalam Muscab di Jalan Delima, saya didukung sebanyak 9 PAC yakni Lima Puluh, Tampan, Marpoyan Damai, Sukajadi, Bukit Raya, Senapelan,Pekanbaru Kota, Payung Sekaki dan Pelabuhan Khusus," ucapnya.
Sedangkan 4 PAC lagi tambah Edi Sukur, ada yang abstein dan ada yang tidak mendukung. Jadi kata Edi Sukur, dengan dipercayanya ia menjadi Ketua MPC PP Pekanbaru maka kedepan ia bertekat akan membuat PP kembali kompak seperti tahun-tahun sebelumnya. "Saya ingin semua anggota kompak, dan bila satu orang anggota kita sakit, semua kita harus merasakannya juga," ungkap Edi.
Selain itu kata Edi lagi, kedepan ia akan menghilangkan imeg PP itu premanisme dan suka memeras. "Saya juga akan menghidupkan seluruh PAC yang selama ini vakum. Lalu saya juga akan menghimbau kepada seluruh PAC agar tidak lagi menjalankan proposal ke toko-toko dan memeras. Mari kita jadi PP ini sebagai pengamanan dan pelayanan," ungkapnya.
Sementara itu Ketua I MPC PP Pekanbaru Nasrul Zainudin yang juga Ketua Panitia Muscablub mengatakan, Muscablub dilakukan atas dasar adanya mosi tidak percaya dari 9 PAC, sebab perjalanan organisasi berjalan tidak sesuai AD/ART. "Jadi untuk meluruskan kinerja MPC itulah kami sepakat melaksanakan Muscablub," ujar Nasrul.
Untuk melaksanakan Muscablub kata Nasrul, ia sudah mensurati MPC Pekanbaru dan MPW PP Riau tapi mereka menanggapi lain. "Selanjutnya dikirimlah surat ke MPN PP Pusat dan dibalas oleh MPN, lalu surat dari MPN itu kita kirim ke MPW dan tidak ditanggapi. Walaupun begitu MPN dan Korwil Riau tetap mendukung, mereka minta kami lakukan Muscablub tertutup," papar Nasrul. (*)