Sabtu, 18 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Puluhan Guru Ikut Seminar Super Teacher Tribun Pekanbaru

Sebanyak 31 orang guru kemarin menyambangi kantor Tribun Pekanbaru untuk mengikuti acara Seminar Super Teacher

Editor:
Laporan: Mayonal Putra

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU  - Sebanyak 31 orang guru pada Minggu (26/5) kemarin menyambangi  kantor Tribun Pekanbaru untuk mengikuti acara Seminar Super Teacher .  Acara Seminar Super Teacher dibuka  langsung oleh manager redaksi tribun pekanbaru, Candra Dani. Setelah itu Dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh  Violetta Hasan Noor.

Pda kesempatan itu  Violetta Hasan Noor mengatakan bahwa seminar super Teacher diadakan berawal dari sebuah kesenjangan dalan mendapatkan prilaku yang tidak sama antara sekolah swasta dan sekolah negeri. Kesenjangan itu terjadi karena sekolah swasta biasanya mampu menbayar mahal seorang psikolog untuk bimbingan konseling bagi murid-muridnya sedangkan disekolah dasar negeri tidak mendapatkan itu. Sedangkan untuk pembahasan materi pada kesempatan tersebut lebih kepada bagaimana sebagai seorang guru bisa menghandel prilaku anak, bagaimana anak bisa mendengarkan kata-kata guru dan bagaiman cara guru mengatasi siswa supaya tidak membuat keributan  di dalam kelas.  Karena permasalahan prilaku merupakan permasalahn mendasar dalam melakukan proses belajar mengajar. Sebab menurut Violetta Prilaku murid yang tidak benar bisa menyebabkan proses belajar mengajar tidak lebih optimal.

Dalam pelatihan ini disampaikan juga beberapa teori sederhana tentang perilaku anak, setelah  teori disampaikan Violetta berharap pada guru-guru untuk bisa mempraktekkan dan mengaplikasikan teori-teori tersebut didalam kelas. Dan tidak berakhir disitu saja, kerena setelah selesai acara ini dua bulan kedepan  Violetta juga akan terjun langsung jalankan kesekolah. “Ini dilakukan untuk mengetahui sudah sejauh mana teori ini berlaku dan kendala-kendala apa saja yang ditemui dilapangan kemudian baru dicarikan solusinya”ujarnya.

Selain itu pada pelatian tersebut juga  dijelaskan tentang bagaimana seorang guru harus memahami anak didiknya. Apa yang dibutuhkan oleh anak didik, bagaimana menyikapi sikap anak didik yang berbeda-beda dengan kebutuhan yang berbeda pula. Seorang guru juga harus bisa menyikapi setiap permasalahan yang dihadapi oleh anak didiknya, serta hukuman yang sebaiknya diberikan kepada anak-anak yang bermasalah supaya anak tersebut menyadari kesalahannya dan dapat menjalankan peraturan yang ditetapkan.

Usai acara salah seorang Ali Amran saat ditemui tribun Minggu (26/5) mengatakan bahwa ia  merasa puas, dan banyak mendapatkan ilmu yang selama ini tidak pernah didapatkan ditempat lain. “Bagus sekali karena materi-materi yang disampaikan sangat releva dengan  pendidikan belajar mengajar. Terutama disekolah dasar, selain itu pematerinya juga mempunyai pemahanan materi yang bagus dan wawasan yang luas sehingga dapat dengan mudah mentrasfer ilmu-ilmunya kepada kami para guru yang berkesempatan hadir di acara ini. “ ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan  Fitri, Menurutnya dengan ikut pelatihan teaching super ia mendapat ilmu tentang prilaku murid yang selama ini sering ditemuinnya selama mengajar. “Guru-guru bertambah ilmunya tentang bagaimana caranya menghadapi murid-murid didalam kelas” ujarnya.  Para perserta juga sangat antusias mengikuti pelatiah tersebut seperti dikatakan Zailani.  Guru SDN 148 ini mengatakan bahwa dengan pelatihan tersebut hendaknya bisa diadakan kembali dengan waktu yang lebih lama lagi . “Saya Sangat mendukung dan antusias sekali saya berharap acara seperti ini bisa diadakan kembali . Apalagi untuk sekolah dasar negeri kita tidak mempunyai  guru konseling, untuk menghadapi permasalahn prilaku murid” ujarnya.

Kepala sekolah SDN 108 Pekanbaru  Hj. Jarinis yang berkesempatan hadir pada acara tersebut saat ditemui tribun mengatakan materi dan teori-teorinya sangat bagus hanya saja permasalahan nya terletak kepada persoalan waktu, dimana sekolah negeri lebih memiliki sedikit waktu jika dibandingkan sekolah swasta.

“ Teori-teoinya membutuhkan waktu yang sedikit agak panjang sehingga jadi  Kalau untuk sekolah dasar mungkin bisa disederhanakan lagi. Naum secara keseluruahn acara ini bagus sekali, saya berharap pihak sekolah  yang berkesempatan hadir untuk berusaha dan menjalan kan teori serta aturan yang sudah di dapatkan pada pelatihan ini” ujarnya. ( *)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved