Liga Perancis
Ini Alasan Ibra Tak Rela Ditinggal Ancelotti
Musim depan Carlo Ancelotti dikabarkan bakal menjadi pelatih Real Madrid
Akhir musim 2012-13, Real Madrid sudah memutuskan untuk menyudahi kerja sama dengan Jose Mourinho. Penyebabnya, yakni hubungan yang tidak harmonis antara Mourinho dengan Iker Casillas serta Pepe. Ketiga orang itu sudah berperang dingin dan membuat suasana ruang ganti Madrid terus memanas.
Manajemen Los Galacticos kini sedang mencari pengganti yang tepat untuk menggantikan kursi pelatih yang ditinggalkan Mourinho. Kabarnya, pelatih PSG, Ancelotti menjadi kandidat terdepan. Pihak PSG pun sudah merelakan kepergian Don Carlo ke tanah Spanyol.
Namun, Ancelotti tidak mendapatkan restu dari para pemain PSG. Ibrahimovic tak setuju andai pelatih asal Italia itu meninggalkan tim yang baru saja menjuarai Liga Prancis musim ini.
Penyerang asal Swedia itu tak rela kehilangan sang pelatih karena Ancelotti mempunyai hubungan yang baik dengan semua pemain PSG yang diasuhnya.
“Dia (Ancelotti) sudah melakukan pekerjaan yang fantastis di musim ini. Dia merupakan pelatih yang cocok untuk melakukan perubahan besar untuk tim. Saya tidak mau dia pergi meninggalkan kami,” ujar Ibrahimovic, dikutip dari Football Espana.
“Saya pernah bekerja dengan beberapa pelatih hebat, tapi tak satu pun pelatih yang menjaga hubungan baik dengan semua pemainnya. Mourinho dan Capello merupakan pelatih yang menerapkan disiplin tinggi, tapi Ancelotti lebih lembut dari mereka,” sambung pemain berusia 31 tahun tersebut.
Pemain yang berpostur 1,95 meter ini baru semusim bergabung dengan PSG, tapi Ibra sudah sukses menjuarai Liga Prancis. Dia juga sudah mencetak 30 gol dari 34 pertandingan di Liga Prancis. (INILAH.COM)