Anak Punk Pekanbaru Dikeroyok Rekannya Hingga Pingsan
Peristiwa itu terjadi Sabtu Malam (8/6) sekitar pukul 23.00 WIB, di Tugu Patung Kuda-kuda, Jalan Tuanku Tambusai
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tidak terima dianiaya hingga pingsan oleh dua rekannya sesama anak Punk berinisial NA dan AD, Minggu (9/6) sekitar pukul 1.00 WIB dinihari kemarin, Agussalim Lubis (23), warga Jalan Teratai, belakang Pasar Kodim, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, mendatangi Mapolsek Payung Sekaki untuk melaporkan kasus penganiayaan yang menimpa dirinya.
Kepada petugas, korban beraharap agar ke dua pelaku segara ditangkap. "Saya tidak termia dianiaya hingga pingsan, makanya saya melapor kepolisi. Saya berharap agar polisi segera menangkap kedua rekan saya itu," kata Agus kepada Tribun, Minggu (9/6) usai melaporkan kejadian itu ke Mapolsekta Payung Sekaki.
Peristiwa itu terjadi Sabtu Malam (8/6) sekitar pukul 23.00 WIB, di Tugu Patung Kuda-kuda, Jalan Tuanku Tambusai, Kecamatan Payung Sekaki. Saat itu, kedua pelaku melarangnya untuk mengamen di perempatan Tugu Patung Kuda-Kuda, karena menurut kedua pelaku, tempat itu adalah wilayah ngamen mereka.
"Keduanya,(Na dan Ad) langsung mengeroyok saya hingga pingsan. Bahkan keduanya juga memukul kepala saya dengan benda tumpul, sehingga kepala saya mengalami luka sobek," ungkap korban.
Korban mengaku baru sadarkan diri setelah beberapa warga, datang untuk memberikan pertolongan. "Warga tersebut membawa saya ke sebuah klinik di Jalan Tuanku Tambusa. Kemudian setelah diobati, baru saya melapor ke Mapolsek Payung Sekaki," bebernya.
Kapolsek Payung Sekaki AKP Deddy Herman melalui Kanit Reskrim Iptu Billy Gustiano Barman, membenarkan kejadian itu. Saat ini petugas masih memburu kedua pelaku. "Jika sudah ditangkap, keduanya akan dikenakan Pasal 351 KUHP, tentang penganiayaan," tuturnya. (*)