Kamis, 23 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Sejumlah Menteri ASEAN Akan Bahas Kabut Asap di Malaysia

Sejumlah menteri negara ASEAN, akan berkumpul di Malaysia, untuk membahas kabut asap

Editor:
TRIBUNPEKANBARU.COM, PETALING JAYA - Sejumlah menteri negara ASEAN, akan berkumpul di Malaysia, untuk membahas kabut asap, yang sering melanda wilayah beberapa negara di Asia Tenggara akibat kebakaran hutan.

Menteri Sumber Daya Alam dan Lingkungan Malaysia, Datuk Seri G Palanivel mengatakan ia akan memimpin pertemuan itu, yang akan diselenggarakan pada 20 Agustus 2013, mendatang.

Sejumlah negara ASEAN yang akan mengirimkan menterinya dalam pertemuan itu adalah, Indonesia, Brunei, Singapura dan Thailand.

"Kami juga akan mempelajari beberapa proposal pada mekanisme deteksi kebakaran dini melalui teknologi satelit dan sistem peringkat bahaya kebakaran," ujarnya, seperti dikutip dari Asione.com, Selasa (18/6/2013).

Perdana Menteri (PM) Malaysia, Datuk Seri Najib Razak, mengingatkan warganya untuk berhati-hati, dan mengurangi aktivitas di luar rumah, akibat kabut asap, yang menyelubungi langit Malaysia, yang sudah terjadi selama tiga hari terakhir.

"Diperkirakan kabut asap akan semakin memburuk di seluruh Malaysia, dan di Malaka berada di titik waspada kemarin. Silakan membatasi kegiatan di luar rumah dan perbanyaklah minum air," ujar Najib di akun Twitter-nya kemarin, Senin (17/6/2013).

Najib, juga meminta kepada warga Malaysia untuk mengutamakan kesehatan.

Kabut asap, seperti diberitakan sebelumnya, menyelubungi wilayah Malaysia, juga Singapura, akibat kebakaran hutan yang terjadi di Sumatera, Indonesia.

Kemarin, pada pukul 07.00, Departemen Lingkungan Hidup Malaysia, mencantumkan lima kota yang memiliki tingkat polusi udara tertinggi. Ke lima kota itu adalah, Malaka, Bukit Rambai di Malaka, Balok Baru dan Indera Mahkota di Pahang, dan Kemaman di Terengganu.

Di Malaka, tingkat Indeks Polusi Udara (API) berada di angka 129, yang berarti tidak sehat, sementara di Bukit Rambai pengukuran API berada di tingkat 111. Kondisi membaik setelah pukul 17.00, dengan angka API menurun menjadi 62 dan 61.

Situasi serupa juga terjadi di Indera Mahkota, Pahang, dimana tingkat polusi menurun menjadi 107-99.

Namun, tingkat API menunjukan level tidak sehat, ketika kabut asap bergerak menuju pantai timur dan menyelimuti Balok Baru (110) dan Kemaman (118).

Di Lembah Klang, termasuk Putrajaya, Port Klang, Petaling Jaya dan Kuala Selangor, tercatat pembacaan API di level moderat pada pagi hari dan menunjukkan perbaikan di malam hari.

Perlu diketahui, pembacaan API antara angka 0 hingga 50 adalah sehat, 51-100 moderat, 101-200 tidak sehat, 201-300 sangat tidak sehat, dan diatas 300 berbahaya.

Citra satelit Pusat Meteorologi ASEAN menunjukkan terdapat 138 hot spot di Sumatera, dimana mengalami peningkatan dari hari Sabtu, yaitu 101 titik. (asiaone.com)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved