Pilgubri 2013

KPU Rohul Putuskan Penghitungan Ulang

11 PPK Menghitung Suara Lebih Awal

KPU Rohul Putuskan Penghitungan Ulang
ilustrasi/net

Laporan : Nando

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rokan Hulu akhirnya mengakui adanya pelanggaran terhadap jadwal penghitungan suara yang terjadi di 11 kecamatan. Dimana, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) melaksanakan rapat penghitungan suara lebih awal dari ditetapkan.

Terbukti, 11 PPK mendahului tahapan Pemilihan Gubernur Riau 2013-2018 sebagaimana ditetapkan dalam peraturan KPU sendiri. Dimana seharusnya, penghitungan suara di tingkat kecamatan itu pada 11-12 September nanti.

Penghitungan suara ulang khusus di 11 kecamatan itu diputuskan lewat Rapat Koordinasi di Kantor KPU Rohul, Senin (9/9/2013) sore. Selain diikuti oleh para Komisioner KPU Rohul, hadir di antaranya, Kepala Polres Rohul AKBP. Onny Trimurti Nugroho dan Ketua Panswaslu Rohul Suherman.

Tanpa terkecuali, 11 Ketua dan Anggota PPK itu juga hadir pada Rakor tersebut. Menurut Ketua KPU Rohul Jonnaidi Dasa, Rakor itu dilaksanakan sesuai dengan intruksi KPU Riau.  Sehubungan, penghitungan suara yang dilakukan oleh 11 PPK akan serentak dilaksanakan pada 11-12 September.

"Ada temuan 11 PPK yang sudah melakukan rekapitulasi penghitungan suara di luar jadwal tahapan Pilgubri yang sudah ditetapkan KPU Riau," ujar Jonnaidi yang memimpin Rakor tersebut.

Jonnaidi menyebutkan, 11 PPK sudah bersedia melakukan penghitungan suara ulang sesuai jadwal tahapan Pilgubri yang ditetapkan. Dikatakan, kesiapan itu disampaikan langsung dalam Rakor tersebut.
"Saksi dari setiap pasangan calon, Panwascam dan PPS (Panitia Pemungutan Suara di tingkat desa) akan dilibatkan dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian," jelas Jonnaidi.

Perolehan suara yang diperoleh dari penghitungan lebih awal, kata dia, akan dijadikan data pembanding. Setelah penghitungan suara ulang, PPK harus mengisi berita acara yang baru. Namun, ia tidak menyebutkan bahwa hasil penghitungan suara yang sudah ada adalah tidak sah. Ia berharap agar hasil penghitungan suara antara yang pertama dan berikutnya akan sama.

Sebelumnya, adanya "curi start" penghitungan suara di 11 kecamatan itu sempat disorot Bawaslu Riau. (*)

Tags
Pilgubri
Penulis: Fernando Sihombing
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved