Rumbai FC Tak Terkalahkan
Bersama TGM Medan Lolos Fase Grup
Penulis: | Editor:
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Rumbai FC dan PS TGM Medan berhasil meloloskan diri dalam kompetisi grup C divisi II PSSI. Rumbai FC menjadi pemuncak hingga akhir laga digelar, Sabtu lalu dengan mengoleksi sebanyak 13 poin. Dengan hasil tersebut, Rumbai FC terbilang tampil cemerlang, karena dari lima kali pertandingan, tak sekalipun mengalami kekalahan. Rumbai FC memenangi empat pertandingan dan hanya sekali hasil seri.
Sementara itu, di peringkat kedua, PS TGM berhasil menyisihkan dua klub lain yang sebenarnya memiliki poin sama. Dengan koleksi delapan poin namun unggul selisih gol, TGM "beruntung" bisa ikut melaju ke putaran lanjutan se Sumatera. Dua klub lain yang memiliki delapan poin yakni PS Solok dan Persemai Dumai. TGM sebenarnya pada awal laga kompetisi grup sempat berjalan tertatih-tatih, lantaran di pertandingan pertama seorang pemain mereka Nasution diganjar kartu merah oleh pemain. Bahkan, Nasution sempat melakukan perbuatan 'tercela' dengan menendang wasit yang memimpin pertandingan sehingga dicemooh oleh penonton.
Rekor tanpa kekalahan membuat Ketua Umum Rumbai FC, Aidil Amri bisa tersenyum lepas.
"Kita patut berbangga. Selain kita sukses menjadi tuan rumah yang baik, tim kita Rumbai FC juga berhasil menduduki puncak grup. Bahkan dengan proses pertandingan yang memuaskan, tanpa kekalahan dan hanya sekali seri," kata Aidil Amri kepada Tribun, Senin (7/10) siang.
Aidil menjelaskan, pihaknya saat ini tengah menunggu kompetisi putaran lanjutan. Di mana, kompetisi yang digelar di Provinsi Aceh dan Kepulauan Riau hingga saat ini masih berjalan.
"Kita masih menunggu pertandingan di Aceh dan Kepri. Baru nanti ada jadwal lanjutan dari PSSI. Kita masih terus melakukan persiapan diri," jelas Aidil.
Setelah sukses menjadi tuan rumah grup C, Rumbai FC juga tertarik untuk kembali menjamu tamu-tamu lain dalam putaran kompetisi lanjutan.
"Kita siap untuk menjadi tuan rumah kompetisi lanjutan. Kita masih coba lakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait," jelas Am, panggilan akrab Aidil Amri.
Ia menjelaskan, proses perjalanan kompetisi grup C sesungguhnya berjalan lancar. Dari sisi persiapan teknis, tidak ada keluhan dan hambatan yang terjadi. Kesiapan panitia lokal pun sangat baik, sehingga perjalanan kompetisi mulai 28 September hingga 5 Oktober lalu tanpa ada kendala berarti.
Dengan kesuksesan acara tersebut, Am berharap ada pertimbangan dari PSSI dan BLAI untuk kembali mempercayakan kompetisi lanjutan di Pekanbaru.
"Mudah-mudahan kita kembali lagi dipercayakan untuk menggelar kompetisi lanjutan. Secara teknis dan sarana prasarana kita siap," jelas Am. (*)