Rusli Zainal Tersangka
Mahasiswa: Rusli Zainal Harus Diadili Sesuai Kesalahan
Mahasiswa berharap jika diadili nanti, semua pihak harus benar-benar memegang teguh prinsip objektif.
Penulis: Budi Rahmat | Editor:
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Kedatangan Gubernur Riau Rusli Zainal ke Bumi Lancang Kuning mendapat
respon berbagai dari kalangan mahasiswa. Mahasiswa berharap jika diadili nanti, semua pihak harus benar-benar memegang teguh prinsip
objektif.
"Jika memang bersalah, ya, harus disesuiakan hukumannya. Jangan memandang jabatan yang saat ini pegang, " ujar mahasiswa Persada
Bunda, Anggara.
Menurutnya, Rusli Zainal tetaplah gubenur riau. Meski saat ini menjadi pesakitan. Namun, jika memang kenyataannya, harus ada yang
dipertanggung jawabkan, maka Rusli Zainal harus mempertanggungjawabkannya.
Lebih jauh, Anggar meminta, pihak pengadilan tetap tegas dan memegang teguh kepercayaan masyarakat pada lembaga hukum tersebut.
Hal senada disampaikan Megawati. Mahasisawa Unilak ini, menilai, kedatangan Rusli Zainal ke Pekanbaru, sedikit banyak berdampak pada psikologis masyarakat riau. Bagi yang simpati, pastinya akan terus memberikan dukungan. Sedangkan bagi yang selama ini merasa terzalimi, tentu akan terus melakukan pengawasan.
"Ya, masyarakat, saya kira berhak untuk mengawasinya. Mahasiswa juga punya ruang untuk mengikuti setiap gelaran persidangan. Namun, tetap nmengedepankan azas praduga tidak bersalah, " ujarnya.
Menurut Mega, Rusli Zainal jelas, ditangkap KPK karena suap PON. Nah, dengan kenyataan itu, maka pengadilan juga harus jelas memberikan hukuman yang setimpal. " Jangan cederai hati masyarakat riau. Terlepas apakah ada yang pro dan kontra, namun hukum harus tetap ditegakkan, " paparnya.
Presiden Mahasiswa STMIK Dharmapala Riau, Ando Pardosi juga menyampaikan harapannya terkait jalannya persidangan nanti. Menurut
Ando, masyarakat berhak mengawal jalannya persidangan.
"Harapan kami dalam proses masa persidangan yang akan segera di lakukan, semoga pihak pengadilan harus bersikap objektif, memberikan hukuman sesuai dengan tindakan. Dan di harapkan sidang ini bisa di hadiri atau di ikuti oleh masyarakat untuk mengawalnya, " papar Ando. Terpisah, pengamat Sosial Riau, Elfiandri meminta semua pihak tetap berfikiran rasional. Masyarakat harus bisa menyatakan salah dan tetap kedepankan jika tidak bersalah. Artinya, proses harus dihormati dan dinilai secara dewasa.
Kehadiran RZ, bisa saja akan melahirkan kelompok-kelompok pada masyarakat, baik yang kontra serta yang mendukung. Dalam posisi itu,
pengadilan harus benar-benar objketif. Penegakkan hukum, harus disesuaikan dengan kesalahan dan aturan yang mengaturnya.
"Bagi yang mengarti dan lebih rasional, berikan kenyamanan pada masyarakat. Ajak, agar masyarakat menilai persoalan secara objektif.
Pengadilan harus pada posisi yang tegas, jangan sampai nanti justru mengkonflikkan, " terang Dosen UIN
Namun, melihat lahirnya kelompok-kelompok masyarakat, tentunya ini akan berimbas pada proses pengamanan. Jika memang kepolisian menilai keberadaan RZ di Pekanbaru nantinya hanya akan menciptakan konflik baru ditengah masyarakat, sebaiknya mengambil jalan tengah.
"Ya, tidak mesti disini diadili. Silahkan di Jakarta saja. Selamatnya Gubernur, Selamatkan kasusnya dan selamatkan masyarakat riau, " ujar
Elfiandri. (*)