PSSI Belum Lunasi Gaji Alfred Riedl Rp 1,3 Miliar
Dana sekitar Rp 1,3 miliar itu merupakan biaya yang harus dibayar oleh PSSI
TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - PSSI menunjuk pelatih asal Australia Alfred Riedl sebagai pelatih tim nasional Indonesia meski organisasi pimpinan Djohar Arifin Husin itu belum menyelesaikan semua kewajiban kepada Alferd Riedl.
Sekjen PSSI, Joko Driyono, mengaku pihaknya akan menyelesaikan kewajiban sebesar 124 ribu dollar AS kepada Alfred Riedl secara kekeluargaan. Dana sekitar Rp 1,3 miliar itu merupakan biaya yang harus dibayar oleh PSSI, karena memutus kontrak Riedl di tengah jalan pada 2011.
"Kekeluargaan itu lebih kepada kapan dan cara membayar, itu kita sudah sepakati. Kita setuju dengan keputusan FIFA membayar 120 ribu dollar AS ditambah biaya administrasi 4.000 dollar AS, jadi sebesar 124 ribu dollar AS," kata Joko dalam konferensi pers di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (7/12/2013).
"Cara penyelesaian itu casenya supaya tidak timbul masalah dengan FIFA. Kita setuju bagaimana menyelesaikan," ujarnya.
Mengenai permasalahan gaji yang harus dibayarkan oleh PSSI, Alfred Riedl mengganggap semuanya sudah selesai. Walaupun begitu, dia tetap meminta, kepada organisasi pimpinan Djohar Arifin Husin untuk melunasi pembayaran.
"Terkait kasus gaji saya semua sudah clear. PSSI tetap harus membayar, dan mereka sudah setuju untuk membayar. Masih ada sejumlah permasalahan keuangan, tetapi itu bisa dikesampingkan. Sekarang adalah tentang bagaimana mencapai target 2014," kata Riedl.
Alfred Riedl sudah menandatangani kontrak, Sabtu (7/12/2013). Kontrak berdurasi sepanjang tiga tahun. Pada tahun pertama, dia ditargetkan oleh Badan Tim Nasional (BTN) meraih juara Piala AFF 2014 di Vietnam dan Singapura. Kalau berhasil meraih juara, kontrak dia akan diperpanjang dua tahun. Jadi keseluruhan kontrak berdurasi tiga tahun.
Alfred Riedl pernah menangani timnas Indonesia pada 2010. Pergantian kepengurusan PSSI dari Nurdin Halid ke Djohar Arifin Husin membuat kontrak kerja sama dengan Alfred Riedl diberhentikan di tengah jalan. PSSI belum
menyelesaikan semua kewajiban kepada Riedl. Riedl kemudian membawa permasalahan itu ke Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).
FIFA mengharuskan kepada PSSI membayar sebesar 75 persen dari total gaji yang belum diterimanya sejak Alfred Riedl dipecat pada Juli 2011. Besarnya dana yang harus dikeluarkan PSSI untuk membayar Alfred Riedl sebesar 124 ribu dollar AS atau sekitar Rp 1,3 miliar dari total gaji 192 ribu dollar AS.(*)