Kabut Asap Riau
Karhutla Bukti Eksploitasi Tanpa Memerhatikan Kesejahteraan Rakyat
Kabut asap karena Karhutla yang belum juga tuntas hingga saat ini memancing mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Suryadi Khusaini angkat bicara.
Penulis: Ilham Yafiz | Editor:
Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com: Ilham Yafiz
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Kabut asap karena kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang belum juga tuntas hingga saat ini memancing mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Suryadi Khusaini angkat bicara.
Ia geram dengan bencana yang tak kunjung usai menyelimuti negeri melayu berbulan-bulan. Kondisi ini menurutnya merupakan dampak dari penerapan ekonomi kapitalis yang mementingkan perusahaan tanpa memikirkan dampak ekologi, dan sosial masyarakat.
"Jujur sekarang ekonomi kita ekonomi kapitalis, bukan Pancasilais. Karena banyakn potensi ekonomi yg ada saat ini tidak sesuai dengan pancasila. Contohnya hutan, eksploitasi hutan yang saat ini terus terjadi di Riau, dampaknya setiap tahun kita dapat 'rejeki' asap," kritiknya terhadap eksploitasi hutan yang terus dilakukan oleh perusahaan kehutanan, dan perkebunan tanpa memerhatikan dampak sosial dan lingkungan.(*)