Kabut Asap Riau
10 Ribu Penumpang Menumpuk di Bandara SSK II
Jarak Pandang Ganggu 12 Maskapai Penerbangan,
Laporan wartawan Tribunpekanbaru.com: Riki Suardi
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan di sejumlah kabupaten dan kota di Riau, terus menganggu arus lalu lintas penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru. Senin (10/3/2014) pagi pukul 05.00 Wib hingga pukul 10.00 Wib, baru satu maskapai penerbangan yang bisa mendarat di SSK II, yakni Air Asia dengan nomor penerbangan AK 1342 dari Kuala Lumpur. (*)
Air Port Duty Manager SSK II Pekanbaru, Ibnu Hasan kepada Tribunpekanbaru.com mengatakan, masakapai penerbangan Air Asia baru bisa mendarat pukul 11.00 Wib, karena jarak pandang 1.000 meter, memungkinkan bagi pesawat untuk bisa mendarat. Namun demikian, hingga kini belum ada pesawat yang take off, karena di SSK II, tidak ada pesawat yang menginap di SSK II.
Akibat tidak adanya pesawat, sebut Ibnu, sekitar 10 ribu calon penumpang dari berbagai maskapai penerbangan, menumpuk di bandara SSK II. "Penumpang banyak yang menunggu. Sebab, pesawat yang mereka tunggu mengalami dealay, karena jarak pandang di Pekanbaru tidak memungkinkan bagi pesawat untuk mendarat," kata Ibnu Hasan saat ditemui di ruang kerjanya.
Ia mengatakan, sejak pagi pukul 11.00 Wib, ada 12 masakapai penerbangan yang mengalami dealay. Dan itu, disebabkan jarak pandang di Pekanbaru sejak pukul 05.00 hingga pukul 10.00 Wib, cenderung berubah-rubah. Pukul 05.00 tadi, kata Ibnu, jarak pandang terpantau sejauh 1.500 meter. Namun, pukul 06.30 Wib, turun menjadi 1.000 meter.
Parahnya lagi, pukul 09.00 Wib jarak pandang turun menjadi 6.00 meter. Kemudian pukul 10.00 Wib hingga pukul 11.00 Wib, kembali naik menjadi 1.000 meter. "Nah, jarak pandang pukul 11.00 Wib inilah dimanfaatkan bagi maskapai penerbangan Ais Asia dari Kuala Lumpur untuk mendarat di Bandara SSK II," ungkap Ibnu Hasan. (*)