Dewan Dukung Penyelidikan Kecurangan K2 Pekanbaru
Dewan meminta penyelidikan dilakukan hingga ke akar-akarnya
Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor:
Laporan wartawan Tribunpekanbaru.com: Syafruddin Mirohi
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Pihak DPRD Pekanbaru mendukung penuh, langkah Pemko untuk menyelidiki dugaan kecurangan pada hasil seleksi CPNS jalur tenaga honorer kategori 2 (K2). Bahkan, dewan meminta penyelidikan dilakukan hingga ke akar-akarnya.
Artinya, siapapun terlibat, mulai dari oknum sekolah, Disdik hingga pihak lainnya, harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Dalam guru yang melakukan penipuan SK tersebut, diproses juga. "Kita minta proses hingga tuntas," tegas Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru M Fadri AR, Senin (14/4).
Sebelumnya, Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Riau, menerima laporan tentang dugaan kecurangan dalam seleksi CPNS jalur honorer K2. Diduga kecurangan terjadi dengan modus pemalsuan berkas surat keputusan (SK) pengangkatan.
Kasus pertama dugaan pemalsuan administrasi di salah satu SMP negeri di Pekanbaru. Dimana diduga ada pemalsuan terhadap SK pengangkatan tiga honorer guru di sekolah tersebut, yakni inisial No, He dan Ra. Kedua, laporan kecurangan oleh honorer di suatu SD. (*)