Piala Dunia 2014
Inilah 7 Kenangan Tidak Terlupakan di Piala Dunia 2014
Kilas balik ke belakang, berikut ini kenangan dan memori Piala Dunia 2014 yang tidak terlupakan
TRIBUNPEKANBARU.COM, Piala Dunia 2014 resmi ditutup. Piala Dunia edisi ke-20 itu menghasilkan Jerman sebagai juaranya. Kilas balik ke belakang, Piala Dunia meninggalkan kenangan yang tidak terlupakan. Dilansir dari BBCSport, berikut memori di Brasil.
1. Busa semprot wasit
Alat bantu wasit ini menjadi salah satu yang terpopuler di Piala Dunia 2014. Cairan busa digunakan wasit untuk menandakan lokasi pelanggaran dan di mana bola seharusnya diletakkan. Busa itu juga berfungsi sebagai garis pembatas "pagar betis" saat tendangan bebas. Semprotan ini rencananya akan kembali digunakan di perhelatan Liga Champions musim 2014-15.
2. Selebrasi Kolombia
Setelah Piala Dunia selesai, selebrasi Kolombia mencetak gol menjadi hiburan yang dinantikan. Perayaan gol Kolombia berbeda dari tim lainnya. James Rodriguez dan kawan-kawan sepertinya telah menyiapkan koreografi khusus saat mencetak gol
3. Luis Suarez
Aksi 'main gigit' Luis Suarez mewarnai serunya perhelatan di Brasil tahun ini. Seperti tidak pernah jera, Suarez kini menggigit pemain bertahan Italia, Giorgio Chiellini. Suarez melakukan tindakan tidak terpuji itu saat Uruguay menghadapi Italia di partai ketiga babak penyisihan grup D.
Setelah kejadian itu, "Si Pistol" dihukum FIFA tidak boleh berkecimpung di sepakbola selama 4 bulan terhitung sejak keputusan itu dikeluarkan. Praktis, dengan keputusan tersebut, Suarez harus pulang lebih dulu awal dari Piala Dunia. Suarez absen di laga 16 besar kontra Kolombia.
4. Comeback 8 tim
Delapan tim melakukan comeback dan berhasil menang. Paling mengesankan ketika Belanda menghadapi Meksiko dalam laga terakhir babak 16 besar. Meksiko sempat unggul lebih dulu, sebelum dua gol telat Belanda dicetak oleh Wesley Sneijder dan Klass Jan-Huntelaar lewat titik putih.
5. Hattrick
Ada 171 gol di Piala Dunia 2014 (tidak termasuk adu penalti) menyamai rekor yang dibuat pada Piala Dunia 1998. Thomas Muller mencetak lima gol termasuk hat-trick ke gawang Portugal.
6. Kekalahan telak dua raksasa
Juara bertahan Spanyol dihancurkan 5-1 oleh Belanda dalam pertandingan pembuka grup B. Tapi rekor kekalahan terbesar dipatahkan Jerman yang mengalahkan Brasil 1-7. Itu menjadi kekalahan terburuk tuan rumah Brasil sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.
7. Pertandingan tengah malam
Perbedaan waktu yang signifikan membuat siaran langsung pertandingan di berbagai negara mengalami perubahan signifikan. Beberapa pertandingan di mulai pada pukul 11 malam waktu Inggris dan banyak dari penonton dari wilayah Asia seperti Indonesia harus menonton pertandingan sampai pagi. Terlebih, bila adu penalti terjadi.