Pilpres 2014
Jokowi-JK Harus Tolak Bantuan Asing
Jokowi harus menolak bantuan asing yang berpotensi membuat ketergantungan
TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Koordinator Koalisi Anti Utang (KAU) Dani Setiawan mengatakan selama orde baru dan era reformasi struktur ekonomi Indonesia selalu tergantung pada asing. Mulai dari pembiayaan utang hingga investasi. Kata dia pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK) juga akan menghadapi permasalahan yang sama.
Jokowi menurutnya harus menolak bantuan asing yang berpotensi membuat ketergantungan. Hal itu sesuai dengan Pancasila 1 Juni 1945 serta Trisakti Bung Karno yang diusung Jokowi - JK selama ini. Jokowi juga harus menolak masuknya tokoh-tokoh yang mewakili kepentingan asing ke dalam kabinet.
"Jokowi harus memilih menteri yang punya pandangan garis ideologi sama dengan visi dan misi. Jangan sampai memilih menteri yang pemikirannya bertentangan," ujarnya di Rumah Makan Dapur Selera, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (4/8/2014).
Dani pun mencontohkan negara Tiongkok yang sukses menolak ketergantungan pada asing. Ia berharap pemerintahan Jokowi - JK bisa mengikuti kesuksesan Tiongkok, dan hal itu menurutnya bukan hal yang tidak mungkin untuk dilakukan.
Sementara itu, Sekjen Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Yeni Sucipto dalam kesempatan yang sama mengatakan Jokowi-JK harus lebih cerdas memilih orang yang bakal duduk di kursi menteri keuangan.
"Kabinet perekonomian Jokowi-JK ke depan, termasuk kursi menteri keuangan, harus diisi oleh para patriotis yang pro kesejahteraan rakyat serta menjunjung kepentingan nasional,"ujarnya.(*)