Kapolda Kepri: 'Tribunnews Rujukan Berita Saya'

dalam kunjungannya ke Tribun Batam, Kapolda Kepri Brigadir Jenderal Polisi Arman Depari mengaku sangat suka membaca berita Tribunnews.com.

Kapolda Kepri: 'Tribunnews Rujukan Berita Saya'
Tribun Batam
Redaktur Tribun Batam, Dedy Suwadha (kiri) memberikan kenang-kenangan berupa buku kepada Kapolda Kepri, Brigjen Polisi Arman Depari (dua kanan) saat kunjungannya di Redaksi Tribun Batam Jalan Kerapu Batu Ampar Batam, Kamis (18/9/2014). 

Laporan Wartawan Tribun Batam, Rio H. Batubara

TRIBUNPEKANBARU.COM, BATAM - Kapolda Kepri Brigadir Jenderal Polisi Arman Depari mengaku sangat suka membaca berita Tribunnews.com. ‎Hal ini terungkap dalam kunjungannya ke Tribun Batam, Kamis (18/9/2014) siang.

"Berita online Tribunnews lebih cepat dan beritanya variatif‎. Jadi ketika saya lagi menunggu, saya membaca online Tribun."

"Tribunnews menjadi rujukan berita saya, karena update dan bisa dipertanggungjawabkan," ujar Kapolda Kepri Brigadir Jenderal Polisi Arman Depari kepada Tribun.

Orang nomor satu di kepolisian Kepri  ini disambut langsung Wapimred Tribun Batam, Richard Nainggolan dan Manajer Produksi Tribun Batam, Agus Tri Harsanto.

Richard Nainggolan menambahkan setiap jamnya ada delapan berita yang akan diunggah ke online Tribunnews. Bahkan saat ini Tribunnews di atas Kompas.com

"Tribunnews ini ibarat bendungan besar yang akan menampung berita- berita dari jaringannya. Misalnya berita Tribun Batam."

"Jadi berita yang masuk ke Tribunnews banyak. Nah, ketika kapolda sedang dinas Jakarta dapat membaca berita Kepri di portal Tribun Batam," jelas Richard Nainggolan.

‎Pertemuan ini berlangsung dengan suasana keakraban. Arman Depari yang baru dua minggu menjabat sebagai Kapolda Kepri ini ‎mengatakan kedatangan ke Tribun Batam untuk menjalin kerja sama yang baik dengan media.

‎"Media sebagai partner strategis. Kedepan pekerjaan polisi akan melibatkan media. Media sebagai bahan evaluasi dan kontrol kami. Jadinya kita saling membutuhkan untuk membuat Kepri menjadi lebih baik lagi," imbuhnya.

Pria yang pernah bertugas di Papua dan Aceh ini sudah 29 tahun di kepolisian. Bahkan ia pernah bertugas di Pekanbaru, Provinsi Riau. Terakhir ia bertugas di Bareskrim Polri sebagai Direktur Tindak Pidana.

‎Ia pernah menjadi Satgas Antiterror saat penangkapan teroris Imam Samudra. "Secara fisik saya tidak berada di tempat penangkapan. Namun saya sebagai bagian. Tim satgas tersebut dan pemberi informasi," ceritanya.

Sementara itu Wapimred Tribun mengatakan sangat tersanjung dengan kedatangan Kapolda.

“Ini membuktikan peran media sangat penting bagi polisi. Saya berharap adanya kerja sama‎ yang baik, agar adanya keterbukaan. Kita nantikan gebrakan dari Kapolda Kepri," ujarnya.

Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved