Breaking News:

Bentrok TNI vs Brimob

Kapolri Tegaskan Tertembaknya Anggota TNI Akibat Pantulan Peluru

hasil temuan tim investigasi akan diumumkan bersama melalui Kadiv Humas Polri. Ditegaskan dia, terlukanya empat anggota TNI bukan karena tembakan yang

Editor: Muhammad Ridho
TRIBUN BATAM /ARGIANTO DA NUGROHO
Tim investigasi pencari fakta saat melakukan rekontruksi kasus penembakan anggota TNI dari batalyon 134 TS oleh anggota polisi dari satuan Brimob Polda Kepri di TKP Gudang Penimbunan Solar milik Noldi, Sabtu (27/9/2014). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Sutarman belum mau merinci hasil investigasi tertembaknya empat anggota TNI di Batam, Kepulauan Riau beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, hasil temuan tim investigasi akan diumumkan bersama melalui Kadiv Humas Polri. Ditegaskan dia, terlukanya empat anggota TNI bukan karena tembakan yang diarahkan.

"Kita kan sedang bekerja yang jelas tembakannya recoset (pantulan pecahan anak peluru). Tapi kita tunggu dulu hasilnya," kata Sutarman di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (9/10/2014).

Mengenai peritiwa tertembaknya empat anggota TNI Sutarman masih belum mau berbicara banyak. Ia lebih menjelaskan efek dari penindakan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di Batam bisa menekan konsumsi BBM di wilayah tersebut sekitar 50 persen.

"Artinya banyak kebocoran di situ dan operasi yang dilakukan luar biasa agar BBM tidak disalahgunakan," ujarnya.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved