Breaking News:

Ibadah Haji 2014

Dehidrasi, Dua Jemaah Haji Asal Magelang Meninggal di Mekkah

"Atas izin pihak keluarga, jenazah kemudian dimakamkan di makam Soraya, letaknya sekitar 20 kilometer dari kota Mekkah," ujar Kudaifah.

Editor: Muhammad Ridho
Dehidrasi, Dua Jemaah Haji Asal Magelang Meninggal di Mekkah
haji.kemenag.go.id
Jamaah Haji Indonesia di Mekkah

TRIBUNPEKANBARU.COM, MAGELANG - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magelang memastikan dua jemaah haji asal Kabupaten Magelang meninggal dunia di Tanah Suci. Keduanya diduga meninggal akibat dehidrasi.

Mereka adalah Maemunah (71), warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang dan Syakroni (91), warga Dusun Banaran, Desa Sedayu, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang.

"Informasi yang kami dapatkan dua jemaah haji tersebut meninggal karena mengalami dehidrasi, sehingga kesehatan menurun, ditambah usia mereka yang sudah lanjut," ujar Kudaifah, kepala Kemenag, Kabupaten Magelang, Jumat (10/10/2014).

Kudaifah menjelaskan, keduanya sempat dirawat di rumah sakit setempat sampai akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Maemunah meninggal pada hari Senin (6/10/2014, sedangkan Syakroni pada hari Sabtu (4/10/2014).

"Atas izin pihak keluarga, jenazah kemudian dimakamkan di makam Soraya, letaknya sekitar 20 kilometer dari kota Mekkah," ujar Kudaifah.

Kudaifah berujar, dua jemaah haji tersebut mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan kemungkinan karena cuaca ekstrem di Tanahi Suci, sementara mereka tidak cukup minum air. Oleh sebab itu, pihaknya tidak jarang mengimbau kepada para jemaah haji untuk menjaga stamina dengan makan teratur, istirahat cukup, dan banyak minum air putih.

"Apalagi sekarang banyak virus yang mengancam, seperti virus Mers dan Ebola, dan penyakit lainnya. Jadi jemaah haji harus tetap berhati-hati," ucap Kudaifah.

Menurut Kudaifah, ahli waris dua jemaah itu nantinya akan mendapatkan asuransi dan pengembalian uang biaya haji secara utuh, yakni berkisar Rp 37 juta. Sedangkan untuk pengurusan asuransi, imbuhnya, akan dilakukan setelah keluarga mendapat Certificate of Dead (COD) atau surat kematian yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang dari Tanah Suci.

"Untuk besaran asuransi kami belum tahu,” jelas Kudaifah.

Dengan meninggalnya dua jemaah haji tersebut, maka masih tersisa 942 jamaah haji yang masih menunaikan ibadah haji di Mekkah. Sebelumnya, mereka berangkat melalui embarkasi Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, pada Jumat (26/9/2014). Mereka terbagi dalam empat kloter yakni kloter 65, 66, 67, dan 68.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved