Harga BBM Naik
Harga Cabe Merah Rp 150 Ribu/Kg, Tomat Rp 16 Ribu/Kg
Pedagang grosiran bawang dan cabai di Pasar Cik Puan, Junaidi mengatakan kenaikan harga barang-barang kebutuhan telah berlangsung sejak satu pekan
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pascapenetapan kenaikan harga BBM bersubsidi, harga barang-barang kebutuhan pokok di pasar tradisional semakin melejit. Kondisi ini diperburuk dengan putusnya jalur transportasi utama Riau-Sumatera Barat menyusul amblesnya jalan nasional di Tanjung Pauh, Pangkalan Koto Baru, Selasa (18/11/2014) dini hari.
Pantauan Tribun di Pasar Panam, Jalan Soebrantas Panam Pekanbaru, Selasa siang, harga cabai kian pedas. Jika dua hari lalu cabai merah keriting asal Sumbar dijual Rp 85 ribu per kilogram (kg), kemarin harganya semakin menggila, menjadi Rp 97 ribu per kg. Di Pasar Pagi Agus Salim, harga cabai merah keriting sudah menembus harga Rp 120 per kg.
"Pasokannya sedikit. Apalagi tadi malam BBM naik,” kata Vivi, seorang pedagang.
Di Pasar Bangkinang, Kampar, harga cabai merah bahkan sudah mencapai Rp 150 ribu per kg. "Banyak pembeli yang nggak jadi beli," kata seorang pedagang.
Pedagang grosiran bawang dan cabai di Pasar Cik Puan (Pasar Loket), Junaidi mengatakan kenaikan harga barang-barang kebutuhan telah berlangsung sejak satu pekan terakhir karena kurangnya pasokan dan isu kenaikan BBM. "Cabai mudik (Sumatera Barat) itu sudah Rp 85 ribu. Sekarang tentunya akan naik lagi di tingkat pengecer," ungkapnya.
Sedangkan cabai merah keriting asal Pulau Jawa lebih murah, dijual Rp 70 ribu per kg di tingkat grosiran. Padahal, kata dia, dalam situasi normal, harga cabai paling mahal Rp 45 ribu per kg. Harga bawang putih ikut merangkak naik, dari Rp 16 ribu menjadi Rp18 ribu per kg. Bawang merah naik dari Rp 14 ribu menjadi Rp 16 ribu. Tomat pun sama, naik dari Rp 12 ribu menjadi Rp 16 ribu.
"Hari ini tidak ada masuk barang dari Sumbar,” kata Wahyudi, seorang pedagang di Pasar Panam, seraya menambahkan pedagang kini mengandalkan pasokan sayur-sayuran dari Medan.
Dia memperkirakan harga barang-barang akan terus naik dalam beberapa hari ke depan. "Kalau (jalan Riau-Sumbar) nggak bisa dilewati beberapa hari, saya yakin barang-barang kebutuhan pokok dan sayuran-sayuran akan sulit didapatkan dan harganya semakin mahal," kata pedagang asal Solok, Sumbar itu.
Yunita pun dibuat terkaget-kaget saat mendengar harga cabai merah, padahal sepekan yang lalu sudah mahal yakni sekitar Rp 75 ribu per kg. "Tadi rencananya saya mau beli setengah kilogram, tapi karena harganya mahal saya beli seperempat kilogram aja,” kata dia.
“Harus pintar-pintas mensiasatinya, kalau nggak bisa nggak cukup uang belanja. Kalau masak sambal cabainya sedikit saja. Dibanyakin tomatnya biar kelihatan merahnya," kata ibu rumah tangga tersebut. (Tribun Pekanbaru Cetak)
Apa saja barang-barang kebutuhan pokok yang naik harganya? Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi HARI INI. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com.
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Pages Facebook: Tribun Pekanbaru.