Bambang Soesatyo: KMP Sudah Kerja, KIH Kerja Enggak?
Bambang pun mengusulkan agar perjanjian damai antara kedua koalisi dibatalkan. Ia menganggap, KIH selama ini tidak dapat bekerja sama dengan-
TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Sekretaris Fraksi Golkar Bambang Soesatyo mempertanyakan komitmen fraksi-fraksi yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat pasca kesepakatan damai dengan Koalisi Merah Putih. Menurut Bambang, ada tiga fraksi yang belum menyerahkan nama-nama anggotanya untuk masuk pada alat kelengkapan dewan, yaitu Fraksi PDI-P, Hanura dan PKB. Akibatnya, alat kelengkapan hingga kini belum dapat dibentuk, salah satunya Badan Anggaran
Bambang pun mengusulkan agar perjanjian damai antara kedua koalisi dibatalkan. Ia menganggap, KIH selama ini tidak dapat bekerja sama dengan KMP menyelesaikan persoalan yang ada.
"Saya mendorong perjanjian kemarin dibatalkan saja. Orang kita kerja kok KMP, KIH di mana? Kerja enggak dia?" kata Bambang di Kompleks Parlemen, Senin (24/11/2014).
Sementara itu, menanggapi adanya larangan Presiden Joko Widodo kepada jajaran menterinya untuk mengikuti rapat kerja dengan DPR, ia menilai, pemerintah tidak dapat bertindak sewenang-wenang. Ia mengatakan, pemerintah tidak dapat melaksakanakan sebuah kebijakan tanpa persetujuan DPR. Jika pemerintah mencairkan anggaran tanpa ada persetujuan DPR, maka tindakan itu dapat berpotensi pidana. Ia pun mengusulkan, agar Badan Anggran tidak serta merta menyetujui anggaran yang kelak akan diusulkan pemerintah.
"Pemerintah pakai dana bisa dipidana," kata Bambang.