Rabu, 22 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

BBM Naik, Sopir Trans Metro Ngotot Naikkan Tarif Angkutan

Ijal tidak bisa terima walau sudah dijelaskan bahwa TMP tidak bisa menaikkan tarif secara sepihak.

Penulis: | Editor:

Laporan: Hendra Efivanias

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sejumlah supir oplet protes karena bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) masih menerapkan tarif lama seharga Rp 3.000. Mereka menuntut agar bus yang dikelola perusahaan daerah itu mengikuti tarif sementara yaitu Rp 4.000.

"Kami minta ikuti kesepakatan awal. Kemarin TMP sudah setuju menaikkan harga Rp 4.000 juga. Tapi sekarang masih Rp 3.000. Kalau begini rugi kami pak," ungkap seorang supir oplet, Ijal ketika berdialog dengan polisi dan Max Robert, Kasi Pengawasan Pengendalian Dishubkominfo Pekanbaru, Senin (24/11/2014).

Ijal tidak bisa terima walau sudah dijelaskan bahwa TMP tidak bisa menaikkan tarif secara sepihak. Karena ongkosnya disubsidi dengan uang negara.

"Kami tidak bisa menaikkan harga sepihak. Karena ini disubsidi oleh pemerintah. Kalau ada SK Walikota saat ini juga saya naikkan harga. Kami menjalankan harga tiket sesuai SK," ungkap Kepala Unit TMP, Panzi Barza. (*)

Apakah TMP tak mengalami kerugian dengan tarif lama? Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com.

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Pages Facebook: Tribun Pekanbaru

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved