Kamis, 23 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Menag Sayangkan Aparat Pukul Mahasiswa Pekanbaru di Mushala

Lukman mengatakan, seharusnya aparat penegak hukum tidak menabrak etika keagamaan ketika melakukan tugasnya.

Editor: Muhammad Ridho

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menyayangkan tindakan aparat kepolisian yang mengejar dan memukuli para demonstran dari Badan Eksekutif Mahasiswa di Pekanbaru di dalam musala, beberapa hari lalu.

"Tapi kalaulah itu terjadi apalagi isunya sampai kemudian tidak copot sepatu di musala dan lain sebagainya saya pikir hal-hal seperti itu amat sangat tidak pada tempatnya," ujar Lukman di Kantor Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (27/11/2014).

Lukman mengatakan, seharusnya aparat penegak hukum tidak menabrak etika keagamaan ketika melakukan tugasnya.

"Bagaimanapun juga penegak hukum haruslah tetap mengindahkan etika apalagi prinsip-prinsip rumah ibadah dimana dalam konteks musala atau masjid, ya tentu harus suci kan tempatnya," tutur Lukman.

Namun, Lukman mengaku belum mendapatkan informasi yang lengkap dari media mengenai peristiwa yang terjadi di Pekanbaru itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi membubarkan aksi demonstrasi yang dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa di Pekanbaru, Riau, Selasa (25/11/2014) kemarin, di depan kantor RRI. Mereka melakukan aksi demonstrasi mengenai kenaikan harga BBM bersubsidi dan rencana kedatangan Presiden Joko Widodo ke Pekanbaru.

Menurut pengakuan seorang demonstran, Suheri, pihaknya telah mendapatkan surat izin untuk melakukan aksi demonstrasi. Namun diduga ada provokasi, aparat kepolisian membubarkan paksa, hingga mengejar demonstran sampai masuk ke dalam musala.

"Ketika mau pulang, kami diprovokasi dan kawan-kawan saya kemudian dikejar sampai musala," kata Suheri.

Aksi pembubaran demonstran tersebut mengakibatkan sedikitnya 25 mahasiswa mengalami luka berat, ringan dan satu mahasiswa diketahui mengalami luka kritis.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved