KPK Periksa Pemilik Pertama Rumah Annas Maamun di Belimbing
KPK, Jumat (28/11) kembali periksa para saksi terkait dugaan kasus korupsi yang menjerat Gubernur Riau (Gubri) nonaktif Annas Maamun
TRIBUNPEKANBARU.COM , PEKANBARU - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Jumat (28/11) kembali periksa para saksi terkait dugaan kasus korupsi yang menjerat Gubernur Riau (Gubri) nonaktif Annas Maamun di Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru, Gobah.
Pemeriksaan lanjutan yang dilakukan oleh penyidik KPK itu untuk menelusuri aset-aset milik Annas Maamun.
Pantau di Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru, pemeriksaan penyidik KPK sudah berlangsung sejak pukul 08.00 diruang Catur Prasetya dan yang diperiksa adalah 3 orang warga sipil diantaranya seorang pria yang mengaku bernama Lung.
Lung datang ke SPN sekitar pukul 08.30 sesampainya di SPN Pekanbaru pria yang mengenakan kemeja lengan panjang warna coklat itu langsung masuk ke ruang Catur Prasetya menjalani pemeriksaan.
Usai pemeriksaan Pak Lung keluar ruang pemeriksaan sekitar pukul 10.00 saat dihampiri dan ditanyakan apakah ia menjalani pemeriksaan KPK? Pak Lung membenarkan. Menurutnya, ia dicerca penyidik dengan pertanyaan mengenai transaksi jual beli rumah miliknya di Jalan Belimbing, Tangkerang, Kecamatan Marpoyan Damai dan rumah itu dibeli Annas Maamun pada tahun 2003 lalu.
Ketika ditanya apakah ada hubungan keluarga dengan Annas? Pak Lung mengaku tidak ado. "Tapi kalau samo-samo orang Rohil iyo. Jadi hubunganyo tu, masalah rumah saya yang dibeli Annas tu, yang di Jalan Belimbing. Kalau hubungan keluarga tak ado. Iyo itu tadi, ditanyakan kapan rumah tu dibeli, ya saya jawab apo yang bisa saya jawab aja,'' ujar Pak Lung menjelaskan dengan logat Bagan.
Sementara itu, seorang penyidik KPK yang ditemui mengatakan, pemeriksaan saksi-saksi tambahan dilakukan merupakan bagian dari melengkapi berkas perkara terkait dugaan kasus korupsi korupsi yang menjerat Annas Maamun.
Namun, ketika ditanyakan mengenai pemeriksaan kali ini yang menghadirkan pemilik rumah awal dari rumah Annas Maamun di Jalan Belimbing. Apakah ada kaitannya pemeriksaan KPK kini telah mengarah ke kasus pencucian uang, penyidik tersebut kembali mengatakan, hanya untuk kelengkapan berkas saja.
''Berapa rumahnya dijual tanyakan ke Annas saja ya. Belum, untuk melengkapi berkas saja itu,'' jawabnya singkat. (rsy)