Jadi Bintang Iklan Wiski, Beckham Dikritik
Dalam iklan Haig Club, Beckham tampak menenteng gelas berisi es dan sebotol Haig Club
TRIBUNPEKANBARU.COM - Sosok David Beckham tetap menjadi idola bagi banyak orang meski tak lagi beraksi di lapangan hijau. Apalagi kini dirinya sudah beralih profesi menjadi seorang miliyarder yang sukses membangun kerajaan bisnisnya sendiri bersama istrinya, Victoria Beckham.
Satu diantara bisnis yang digeluti Beckham adalah Haig Club, minuman wiski yang bekerjasama dengan beberapa pihak termasuk perusahaan raksasa di industri minuman keras.
Kini, penayangan iklan Haig Club mendapat kritik dan kecaman dari Alcohol Concern, organisasi asal Inggris yang mengkampanyekan hidup sehat dengan mengurangi konsumsi alkohol.
Mereka berpendapat tayangan iklan Haig Club mendorong anak-anak dan remaja untuk menkonsumsi alkohol karena mengesankan orang yang sukses adalah orang yang meminum minuman beralkohol seperti wiski.
Alcohol Concern berpendapat figur Beckham sebagai mantan pesepakbola masih kuat di benak anak-anak dan remaja. Apalagi mantan pemain Manchester United itu juga terlibat dalam kampanye Sainsbury’s Active Kids yang mendorong anak-anak agar aktif berpartisipasi dalam kegiatan olahraga.
Namun hal itu menjadi kontradiksi saat Beckham juga membintangi produk Haig Club yang merupakan bisnisnya. Dalam iklan Haig Club, Beckham tampak menenteng gelas berisi es dan sebotol Haig Club.
Beckham dan rekan-rekannya kemudian berdandan necis dengan mengenakan setelan jas. Adegan diakhiri saat Beckham berfoto bersama rekan-rekannya sambil memamerkan segelas Haig Club.
Dalam memproduksi Haig Club, Beckham memang menggandeng banyak pihak. Seperti perusahaan Diageo yang merupakan raksasa di industri minuman keras, pengusaha Inggris Simon Fuller, dan House of Haig.
Sutradara untuk iklan Haig Club pun dipercayakan pada Guy Ritchie, sosok yang menyutradarai film Sherlock Holmes yang dibintangi Robert Downey Jr. Iklan Haig Club disebut memang menonjolkan sosok Beckham sebagai ikon gaya hidup.
Pesan dan kesan itulah yang dikritik oleh Alcohol Concern, dimana menurut mereka keterlibatan Beckham dalam tayangan iklan Haig Club mendorong anak-anak dan pemuda untuk berpikir bahwa meminum minuman beralkohol adalah hal yang keren dan seksi.
Alcohol Concern juga berpendapat iklan itu menyampaikan pesan bahwa wiski adalah komponen kunci untuk bergaul dalam kehidupan, kegiatan sosial, dan tanda kesuksesan.
Namun kritikan dan komplain yang dilayangkan Alcohol Concern ditolak oleh Advertising Standards Authority (ASA) Inggris, yang berpendapat Beckham saat ini tak lagi dipandang sebagai pahlawan ataupun teladan bagi anak-anak mengingat usianya yang sudah 39 tahun dan sudah tak aktif di dunia sepakbola.
Wakil Kepala Eksekutif Alcohol Concern, Emily Robinson, mengatakan bagaimana pihaknya bisa mengganggap ASA bekerja serius saat membiarkan Beckham yang merupakan ikon global membintangi iklan wiski.
Menurutnya Beckham masih menjadi idola bagi anak-anak dan remaja, karena pada awal tahun ini Beckham baru saja dinobatkan sebagai legenda olahraga dalam acara penghargaan Nickelodeon Kid’s Choice Sports Legend Award. Selain itu, Beckham juga masih tercatat sebagai duta Unicef.
“Mengingat perannya yang lain dalam mempromosikan olahraga dan pentingnya gaya hidup sehat, kami berpikir masyarakat akan kagum mendengar ASA tak menganggap David Beckham sebagai model bagi anak-anak,” kata Emily seperti dilansir Daily Mail.
“Bagaimana kami bisa menganggap ASA serius saat mereka menganggap seorang ikon global tidak menarik perhatian pemuda dan berpikir bahwa memiliki model paling terkenal di dunia dalam iklan wiski tidak berhubungan dengan promosi alkohol sebagai simbol kesuksesan?” tambahnya. (tribunnews)