Saatnya Pemuda Sarjana Berkontribusi Untuk Daerah Asal
Melalui program Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan Pedesaan (PSP3), mereka diberikan pembekalan membangun kemandirian.
TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA – Para pemuda mempunyai kesempatan berkontribusi terhadap daerah asal. Melalui program Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan Pedesaan (PSP3), mereka diberikan pembekalan membangun kemandirian.
Program PSP3 merupakan salah satu program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Pada tahun 2015 ini, akan direkrut sebanyak 1.000 pemuda sarjana, yang kemudian di tempatkan di provinsi asal.
Deputi II Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Sakhyan Asmara mengatakan titik berat program PSP3 adalah membangun kemandirian pemuda.
“Pada Program PSP3 ini Kemenpora bukan mengkaryakan peserta program, tetapi menciptakan peserta program supaya mandiri,” ujar Sakhyan dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Jumat (30/1/2015).
Sakhyan menjelaskan, mengikuti program ini para pemuda sarjana diharapkan menjadi mandiri, berkemampuan menciptakan lapangan pekerjaan sendiri dan kedepannya dapat membuka peluang kerja bagi orang lain dari usaha mandiri yang di bangunnya.
Pada program PSP3 yang memasuki tahun ke-24, pihaknya mengadakan kerjasama lintas kementerian dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama serta Dinas Pemuda dan Olahraga.
“Kami mengirim Sarjana Kedokteran, Sarjana Agama dan Sarjana Olahraga, dan akan membuat buku “ Success Story” para alumni PSP3 yang telah berhasil di daerahnya," tambahnya. (Tribunnews).