Breaking News:

Lebih 100 Ha Lahan Terbakar di Bengkalis

Kebakaran yang terjadi di dua tempat itu sudah terjadi dalam lima hari terakhir. Diperkirakan lebih dari 100 hektare lahan yang sudah dilalap

Editor: harismanto
Tribun Pekanbaru/Melvinas Priananda
Asap membumbung tinggi dari kebakaran lahan gambut yang terjadi di Jalan Lintas Tengah Sumatera yang menghubungkan Pekanbaru - Taluk Kuantan, Kabupaten Kampar, Selasa (10/2/2015). Memasuki musim kemarau, kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di Provinsi Riau dan dapat berakibat pada munculnya kabut asap di sejumlah tempat. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kepala BPBD-Damkar Bengkalis M. Jalal mengemukakan, api masih menyala di eks HPH PT PAN di Desa Buruk Bakul. Api juga mengepul di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Siak Kecil, Bengkalis.

"Kami terus membuat parit untuk halau api, selain melakukan pemadaman semampu kami," ujarnya.

Kebakaran yang terjadi di dua tempat itu sudah terjadi dalam lima hari terakhir. Diperkirakan lebih dari 100 hektare lahan yang sudah dilalap si jago merah. Bantuan dari perusahaan berupa helikopter juga sudah diturunkan.

Masyarakat peduli api juga sudah berjibaku memadamkan api, namun hingga kini belum terpadamkan juga. "Kami akan terus berusaha dengan peralatan dan kekuatan semampu kami," imbuhnya.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman saat dikonfirmasi terkait kebakaran hutan dan lahan di Bengkalis, mengatakan pihaknya sudah melakukan rapat bersama BLH dan terus melakukan kordinasi dengan tim di lapangan.

"Sudah dibantu tim dari provinsi setelah kami menggelar rapat. Kami juga selalu memantau," ujarnya.

Menurut dia, belum dibutuhkan bantuan dari pemerintah pusat. "Belum dibutuhkan, tim kami di lapangan masih mampu melakukannya,” kata dia. (Tribun Pekanbaru Cetak)

Bagaimanakah kondisi titik api di sejumlah daerah di Riau? Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi HARI INI. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com.

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved