Jumat, 10 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Kasus Mutilasi

'Saya Tak Puas Kalau Mereka Tidak Dihukum Mati'

Saya mungkin nampak tegar, tapi saya selalu tak tahan kalau sudah sendiri

Penulis: Mayonal Putra | Editor:

Laporan: Mayonal Putra

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Salah satu orang tua korban kasus mutilasi di Siak, Misna Anggraini ‎hadir dalam sidang putusan, di PN Siak Kamis (12/2/15). Misna merupakan orang tua dari almarhum Rendi Hidayat (9), warga Desa Pinang Sebatang Timur, Perawang.

Saat sidang berlangsung, Misna yang kerap disapa Uni itu keluar ruangan. Kepada Tribunpekanbaru.com, ia mengatakan, rasa adil ada ketika hakim memutuskan semua terdakwa dihukum mati.

"Saya tak puas kalau tak dihukum mati semuanya," kata Uni, dengan mata berlinang.

Ia menceritakan, hingga sekarang, suaminya masih dalam kondisi syok. Sehingga tidak mau hadir dalam sidang vonis hakim hari ini. Begitupun dengan 4 saudara kandung korban, yang masih menyebut-nyebut nama korban saat berkumpul di rumahnya.

"Saya mungkin nampak tegar, tapi saya selalu tak tahan kalau sudah sendiri," katanya.

Menurut dia, jika tidak dihukum mati, berarti terdakwa masih berkesempatan bertemu dengan keluarganya. Sementara, ia dan suaminya tidak bisa lagi ketemu dengan anaknya yang dimutilasi oleh ketiga terdakwa.

Hingga berita ini ditulis, sidang masih berlangsung. (*)

Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com.

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Sumber: Tribun Medan
Tags
mutilasi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved