Kamis, 16 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Anak Lelaki Habiskan Waktu dengan Ayah, Ini Dampak Positifnya

Para ibu juga mesti mempercayakan suami untuk mengambil peran lebih besar dalam mendidik sang jagoan kecilnya

Editor: Ariestia

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang penulis buku bertajuk Calmer, Easier, Happier Boys, Noel Janis-Norton, mengingatkan agar para ibu untuk tidak terlalu posesif pada anak lelaki mereka. Selain itu, para ibu juga mesti mempercayakan suami untuk mengambil peran lebih besar dalam mendidik sang jagoan kecilnya tersebut. Mengapa demikian?

Norton mengatakan bahwa pola asuh ayah pada anak lelaki memiliki pengaruh yang lebih besar ketimbang ibu. Terutama kala masa tumbuh menjelang remaja. Namun, hal ini bukanlah sesuatu yang mudah untuk sebagian besar ibu. Hal ini tentu saja disebabkan oleh karena hubungan batin serta emosi yang terbangun semenjak anak masih dalam kandungan ibu.

"Tanpa figur ayah yang kuat, anak laki-laki akan kesulitan belajar mengenai bagaimana mengekspresikan emosi mereka secara konstruktif, cara mengendalikan kekuatan fisik mereka, menghormati diri mereka sendiri dan orang lain," ujar Norton.

"Ibu yang dominan mendidik anak lelaki, menyebabkan si kecil hilang rasa hormat pada sosok ayah. Sebab, anak selalu melihat ibu sebagai ‘bos’ ayah,” imbuhnya.

Namun, Norton tak memungkiri bahwa di zaman serba sibuk seperti sekarang, teorinya tersebut relatif sulit untuk diterapkan. Sebab, umumnya para ayah lebih banyak menghabiskan waktu bekerja di luar rumah, sehingga mengakibatkan anak lelaki jadi lebih sering menghabiskan waktu dengan ibu.

Untuk anak perempuan, peran ibu yang dominan, bukan sesuatu yang bisa mengganggu keseimbangan emosi saat mereka tumbuh dewasa.

"Anak laki-laki secara genetik diprogram untuk mencontoh ayah mereka," pungkas Norton.

Uniknya, kata Norton, jika anak lelaki berkelahi dengan ayah saat sedang bermain, kondisi ini bisa memberikan dampak positif.

"Menghabiskan energi dengan bermain merupakan hal yang disarankan untuk anak-anak lelaki. Berkelahi dan kembali akur saat sedang bermain bisa mengajarkan anak untuk mengendalikan emosi dan bertanggung jawab. Cara ini bisa membuat mereka belajar agar tidak terlalu kasar. Semua hal tersebut lebih tepat jika diajarkan ayah pada anak lelakinya,” urainya. (Kompas.com).

Sumber: Kompas.com
Tags
Pola Asuh
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved