Polri vs KPK Jilid II
Innalillahi . . Hari Ini Kebangkitan Koruptor, Pemberantasan Korupsi Mati
Kalimat tarji itu diucapkan sebagai doa matinya upaya pemberantasan korupsi di Indonesia menyusul penetapan BG sebagai tersangka dianggap tidak sah
TRIBUNPEKANBARU.COM, CIANJUR - Innalillahi Wa Inailaihi Rojiun menggema di kantor Institute Social and Economic Development (Inside), Jalan Limbangan Sari No 144, Desa Limbangan Sari, Kecamatan Cianjur, Senin (16/2). Kalimat tarji itu diucapkan sebagai doa matinya upaya pemberantasan korupsi di Indonesia menyusul penetapan BG sebagai tersangka dianggap tidak sah oleh Hakim Sarpin Rizaldi.
Dengan suasana temaram, sejumlah pemuda Kabupaten Cianjur yang peduli dengan pemberantasan korupsi mencoba berkumpul. Mereka mendoakan nasib Indonesia agar tetap bersih dari tindak pidana korupsi (tipikor) meski upaya pelemahan terus dilakukan. Mereka beranggapan tak ada lagi lembaga penegak hukum yang bisa dipercaya memberantas korupsi selain KPK.
Dalam renungan malam itu, para pemuda ini menyalakan lilin bertuliskan SAVE KPK. Sejumlah unek-unek pun mereka tuangkan dalam kertas karton putih. Mereka menolak pelantikan BG sebagai kapolri meski sudah ada hasil putusan praperadilan. Mereka pun ingin Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), membuka mata untuk tidak membela koruptor.
"Tepat pada hari ini, merupakan hari kebangkitannya para koruptor dan matinya pemberantasan korupsi. Kami sangat prihatin dengan kondisi ini," ujar Direktur Inside, Yosep Somantri, ketika ditemui di kantornya.
Institute Social and Economic Development (Inside) bersiap gelar renungan malam di kantornya, Jalan Limbangam Sari no 144, Desa Limbangan Sari, Kecamatan Cianjur, Senin (16/2) malam.
Informasi yang dihimpun Tribun, renungan malam itu berkaitan dengan putusnya sidang praperadilan Budi Gunawan atas kasus yang menjeratnya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Seperti diketahui Hakim Sarpin Rizaldi memenangkan sebagian permohonan Budi Gunawan.
Pantauan Tribun, inside mempersiapkan sejumlah lilin dan poster. Nantinya akan ada testimoni interaktif mengenai putusan sidang pra peradilan tersebut. Setidaknya akan ada sejulah aktivis antikorupsi di Kabupaten Cianjur akan menghadiri renungan malam itu. (cis)