Fenomena Miras di Pekanbaru
MUI Riau: Banyak Tindakan Kriminalitas Disebabkan Minuman Beralkohol
"anyak sekali tindakan kriminalitas di Pekanbaru yang disebabkan karena minuman beralkohol. Begitu juga kecelakan lalulintas karena mabuk," katanya
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua MUI Riau, Mahdini, mengatakan, apa yang dilakukan Pemerintah Kota dalam memberantas minuman beralkohol, ia menanggapi ini tindakan positif, karena setiap minuman berakohol itu memabukkan dan setiap yang memabukkan itu diharamkan. Setiap orang yang suka minuman beralkohol dan mabuk-mabukan biasanya akan dikuti olah wanita dan judi.
"Mudah-mudahan Walikota dengan aparat terkait dapat menuntaskan minuman beralkohol di Pekanbaru. Sebelumnya, saya juga sudah sampaikan kepada Gubenur, Kapolda dan Walikota. Agar mereka sadar, karena banyak sekali tindakan kriminalitas di Pekanbaru ini yang disebabkan karena minuman beralkohol. Bahkan banyak kecelakan lalulintas disebabkan karena mabuk akibat minuman beralkohol," katanya.
Tiga tahun yang lalu, MUI Riau sempat mengeluarkan surat edaran larangan minuman beralkohol. "Pernyataan soal minuman beralkohol tidak penah kita tolerir karena itu minuman haram. Semua aparat dan pemerintah harus tanggap. Kalau ada minuman beralkohol dijual bebas disidak saja. Kalau ditemukan, langsung dimusnahkan saja," tegasnya.
Soal disimpan atau dipajang, katanya, sama saja, karena mereka yang biasa beli, tetap saja membelinya di toko tersebut. Kalau pemerintah bertekad untuk memerangi minuman beralkohol, harusnya itu dimusnahkan saja.
"Kami mengimbau masyarakat harus jeli melihat minuman beralkohol. Hindari minuman beralkohol karena itu mendekatkan diri pada setan dan kejahatan. Karena minuman beralkohol, zina dan judi itu selalu satu paket. Itulah yang kita takutkan," ungkapnya. (Tribun Pekanbaru Cetak)
Apa sikap Pemko Pekanbaru terhadap maraknya peredaran miras? Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi HARI INI. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com.
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru)