Ikan Mendadak Mati, Kades Sekijang Ambil Sampel Air di BLH Kampar
Kita mau lihat nanti hasilnya seperti apa. Apakah hasil laboratorium dari sampel yang sama bisa berbeda atau sama?
Penulis: Fernando Sihombing | Editor:
TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Kepala Desa Sekijang Kecamatan Tapung Hilir Ahmad Taridi didampingi sejumlah masyarakat mendatangi Kantor Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kampar di Bangkinang, Jumat (27/2/2015). Kades mengambil sampel yang telah diserahkan sebelumnya.
Kades Ahmad mengatakan, dirinya hanya meminta sebagian sampel yang telah diserahkan. Sampel itu untuk diteliti di laboratorium lain dan hasil uji sampel dijadikan sebagai pembanding terhadap sampel yang ada pada BLH.
"Kita mau lihat nanti hasilnya seperti apa. Apakah hasil laboratorium dari sampel yang sama bisa berbeda atau sama?," ujar Ahmad.
Selain itu, kata dia, dirinya juga akan menguji sampel kedua dari pengambilan sampel sehari setelah pengambilan sampel yang diserahkan ke BLH.
Sebelumnya, puluhan ribu ekor ikan mati mendadak di Sungai Tapung Kanan, Desa Sekijang, Senin (23/2/2015) lalu. Limbah cair dari PKS PT. Naga Sakti disebut-sebut sebagai penyebab pencamaran sungai. (*)
Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com.
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru