Saiman: DPRD Riau Kurang Dewasa dalam Belanjakan Anggaran
Kalau sebelumnya 20 mobil kurang, kemudian diberikan yang baru, mungkin masih logis, dan masyarakat masih bisa menerima
Penulis: Alex | Editor: Muhammad Ridho
Laporan Wartawan tribunpekanbaru.com: Alee Kitonanma
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Terkait rencana penganggaran mobil baru lagi untuk anggota dewan, pengamat kebijakan publik dari Universitas Riau (UR), Saiman Pakpahan menilai, anggota dewan tak cukup dewasa dalam membelanjakan uang rakyat. Hal itu menurutnya lebih mengarah kepada pemborosan anggaran.
“Lagi-lagi ini persoalan bagaimana lembaga DPRD arif dan dewasa dalam membelanjakan uang rakyat. Kalau sebelumnya 20 mobil kurang, kemudian diberikan yang baru, mungkin masih logis, dan masyarakat masih bisa menerima. Tapi kalau sudah tersedia, lalu riak-riak kecil di dewan, lalu dianggarkan lagi di APBDP, menurut saya itu kurang dewasa,” ujarnya kepada Tribun, Minggu kemaren.
Seharusnya, sebagai legislatif, menurut Saiman, kebijakan yang diambil oleh DPRD memihak kepada kepentingan rakyat. Ia melihat, kebijakan dewan saat ini lebih mengarah kepada keinginan pribadi yang bersifat konsumaris.
“Mengapa harus mobil yang baru, sementara mobil yang lama masih ada. Harusnya kebijakannya adalah untuk rakyat, bukan untuk wakilnya. Harusnya dewan tidak mengikuti keinginan pribadinya, kebutuhan konsumaris terhadap barang-barang baru, selanjutnya baru berbuat untuk rakyat. Saya rasa itu tak lurus lagi,” tuturnya. (*)