ASI Bikin Buang Air Besar Bayi Jadi Lancar

Memberikan ASI pada bayi juga bisa menguatkan kasih sayang antara ibu dan bayi.

ASI Bikin Buang Air Besar Bayi Jadi Lancar
RADIOAUSTRALIA.NET.AU
Foto menyusui saat wisuda yang menjadi populer di Facebook. 

Laporan: Vina

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Air susu ibu adalah makanan terbaik dan bergizi sempurna bagi bayi. Membuat bayi tumbuh sehat, kuat dan cerdas. Bahkan untuk memperoleh ASI tak perlu biaya mahal seperti layaknya memperoleh susu formula. ASI tersedia setiap saat, aman dan bersih karena langsung berasal dari payudara ibu.

Memberikan ASI pada bayi juga bisa menguatkan kasih sayang antara ibu dan bayi. Namun biasanya, bayi yang mengonsumsi ASI akan lebih sering buang air besar, bahkan bisa lebih dari 10 kali. Jika bayi Anda mengalami hal ini, jangan panik dan jangan hentikan pasokan ASI untuk bayi.

Menurut Dr Rizalya Dewi SpA dari RSIA Budhi Mulia Pekanbaru, bayi yang minum ASI dan memakai susu formula berbeda pola buang air besar(BAB) nya. Bayi baru lahir yang minum ASI eksklusif akan BAB 8-10 kali per hari, berbiji, berlendir dan berbusa. Hal ini disebabkan oleh kolostrum atau ASI jolong, yang keluar pada 3 minggu pertama dan mempunyai sifat seperti pencahar, sehingga bayi akan BAB lebih sering.

“Hal ini tidak perlu dikhawatirkan, bukan karena masuk angin atau ibu salah makan. Sering dihubungkan dengan ibu makan cabe, padahal tidak ada pengaruhnya. BAB seperti ini akan berkurang frekuensinya setelah bayi berumur 3 minggu sampai 1 bulan,” ujar dr Lia kepada Tribunnews.com.

Setelah 1 bulan, lanjutnya frekuensi BAB akan berkurang. Pada beberapa bayi malah bisa tidak BAB sampai berhari-hari bahkan satu minggu. “Ini juga normal, tidak perlu diobati asal kentutnya lancar, dan lagi-lagi bukan karena ibu salah makan,” katanya.

Berbeda dengan pandangan sehari-hari, sebenarnya tidak banyak makanan ibu yang akan berpengaruh ke bayi. Cabe, es, nangka dan lain-lain, sebenarnya tidak apa-apa dimakan ibu menyusui, kecuali zat-zat aktif, seperti alkohol atau narkoba.

Menurutnya BAB bayi dengan ASI tidak pernah keras. Walaupun bayi tidak BAB berhari-hari. BAB tetap lembek, walaupun kentutnya busuk sekali, karena tersimpan lama di usus besar. Jadi, bayi ASI yang BAB encer bukan berarti mencret. “Ibu harus hati-hati menyikapinya, jangan sampai bayi mendapatkan pengobatan yang sebenarnya tidak diperlukan. Kalau ragu, bisa diperiksakan ke dokter,” jelasnya. (*)

Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com.

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Tags
ASI
Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved