Bupati Herliyan Saleh Upayakan Akses Listrik Desa
"Saat ini diupayakan ketersediaan akses listrik di 95 persen desa. Guna mewujudkan hal itu, pemerintah kabupaten menggandeng sejumlah perusahaan,"
TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Pemberdayaan masyarakat menjadi perhatian Bupati Bengkalis Herliyan Saleh di periode pertama pemerintahannya di Bengkalis.
Kelembagaan desa diperkuat, begitu juga dengan sumber daya manusianya. Sarjana pendamping disiapkan untuk fasilitator dan motivator. Infrastruktur dibangun, karena ia ingin desa nyaman untuk ditinggali.
"Saat ini diupayakan ketersediaan akses listrik di 95 persen desa. Guna mewujudkan hal itu, pemerintah kabupaten menggandeng sejumlah perusahaan di Bengkalis," terangnya.
Di masa pemerintahan Herliyan, sektor pendidikan terus menggeliat untuk menjadikan Bengkalis sebagai Kota Pendidikan. Sekarang enam perguruan tinggi di “Negeri Junjungan”, yakni Politeknik Maritim Negeri Bengkalis, Politeknik Negeri Bengkalis, Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam, Akademi Kebidanan Duri dan Akademi Komunitas Bengkalis.
Pemerintah kabupaten juga menyediakan insentif untuk kesejahteraan guru dan wajib belajar 12 tahun.
Di bidang kesehatan, warga tinggal menunjukkan KTP agar memperoleh akses kesehatan. Pelayanan publik gratis, seperti penerbitan KTP, Kartu Keluarga hingga Akte Kelahiran.
Herliyan mengatakan, program-program tersebut perlu diketahui masyarakat luas. “Inilah terutama peran media massa,” ujarnya. (Tribun Pekanbaru Cetak)
Bagaimanakah bentuk pemberdayaan desa yang dilakukan Bupati Herliyan Saleh? Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi HARI INI. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com.
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/dodi-sarjana-dan-anwar-helmi-bertemu-bupati-bengkalis-herliyan-saleh.jpg)