Jumat, 10 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Wali Murid Gugat Dana BOS

Kami Masih Fotokopi Buku Pelajaran

"Setiap tahun kami selalu keluarkan uang untuk fotokopi buku. Kalau tidak dikasih anak nanti merengek, terpaksa dikasih juga," ujar wali murid SD

Editor: harismanto

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Meski sudah ada dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), keluhan masih muncul dari wali murid. Salah satunya pungutan untuk biaya fotokopi buku pelajaran. Besar pungutan beragam, mulai dari Rp 30 ribu hingga Rp 60 ribu per siswa.

"Setiap tahun kami selalu keluarkan uang untuk fotokopi buku. Kalau tidak dikasih anak nanti merengek, terpaksa dikasih juga," ujar Kasmiati, seorang wali murid SD di Pasirpengaraian, Rokan Hulu, kepada Tribun pekan lalu.

Suhendri, warga Tambusai Timur, Rokan Hulu, bahkan mengatakan bukan cuma uang fotokopi buku, ia juga mengeluarkan uang untuk beli buku pelajaran setiap tahunnya. "Setiap tahun pelajaran baru tetap saja kami beli buku dan fotokopi, tidak ada gratis," ujarnya.

Ia juga mendengar dana BOS juga diperuntukkan bagi membiayai trasportasi bagi siswa miskin yang rumahnya jauh dari sekolah. "Seperti saya, rumah jauh dari sekolah. Tapi tidak pernah anak saya memperoleh uang transportasi itu," ujarnya.

Terpisah, Ria menyebut anaknya yang bersekolah di SDN 01 Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, masih harus memfotokopi sejumlah buku paket. Biaya fotokopi tersebut rata-rata Rp 20 ribu per satu buku.

"Yang bayar hanya fotokopi buku saja. Itu pun kita sendiri yang memfotokopikan," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Kepala SDN 01 Siak, Darusna membenarkan fotokopi buku oleh murid. Namun, ia tegaskan bahwa hal itu tidak ada paksaan sama sekali. Kata dia, orangtua murid menyepakati buku-buku itu difotokopi agar para murid bisa efektif mengulang pelajaran di rumah.

"Dana BOS yang kita peroleh belum bisa memenuhi kebutuhan buku. Makanya orangtua murid memilih buku-buku yang tersedia untuk difotokopi. Itu mereka sendiri yang mengkopi," ucapnya.

Darusna meminta pemerintah pusat tidak menaikkan lagi anggaran BOS untuk satu siswa. "Kami juga takut mengelola uang banyak-banyak. Nanti terjadi kesalahan," katanya. (Tribun Pekanbaru Cetak)

Bagaimanakah kondisi penyaluran dana BOS di Pekanbaru? Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi HARI INI. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com.

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Tags
dana BOS
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved