Menderita Penyakit 'Vampir', Bocah Ini Dicaci Saat Pakai Krim Cokelat

Bila terkena sinar matahari, kulitnya terasa perih terbakar, lalu membengkak.

Menderita Penyakit 'Vampir', Bocah Ini Dicaci Saat Pakai Krim Cokelat
PA Real Life
James Creag menderita penyakit langka yang membuat kulitnya alergi terhadap sinar matahari. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - James Creag (11) menderita penyakit langka. Tubuhnya alergi terhadap sinar matahari. Bila terkena sinar matahari, kulitnya terasa perih terbakar, lalu bengkak.

Untuk melindungi kulitnya saat berada di luar rumah, bocah itu memakai krim khusus berwarna cokelat. Namun cara itu justru membuatnya tak aman. Ia mendapat serangan, caci maki dan dituduh rasis dari orang-orang saat berada di jalan.

James, dari Salford, Inggris, menderita Erythropoietic Protoporphyria, kondisi dimana penderita dijuluki "vampir dunia nyata." Dengan kondisi ini penderita tidak bisa terkena sinar matahari langsung.

Menurut sang ibu, Claire (34), saat James memakai krim cokelat di jalan, orang-orang banyak yang meneriakkan kata-kata terkait rasis padanya. Karena itu ia terpaksa berhenti menggunakan krim tersebut, dan berganti memakai baju lengan panjang, celana panjang dan sarung tangan.

Bahkan saat berada di dalam rumah pun ia tetap harus terlindung dari sinar matahari. Orangtuanya memasang jendela berkaca gelap untuk menghadang cahaya langsung.

Oktober tahun lalu, sekolah memasang lampu baru. Ternyata kulit James juga bereaksi dengan cahaya lampu itu. Kulit perih dan tubuhnya membengkak. James merasa sangat kesakitan sehingga membuat cemas orangtua.

Penderitaan itu berkurang saat pihak sekolah memberikan lapisan khusus pada lampu itu.

Menurut Claire, James pertama kali didiagnosa menderita alergi sinar matahari pada usia dua tahun. Saat itu ia bermain sepakbola bersama sang ayah di taman.

"Setelah setengah jam di luar rumah, mereka berlari pulang menemui saya. James berteriak. Ia mengatakan tangannya sakit. Tangan-tangannya membengkak dan terlihat seperti sarung tinju," katanya seperti dilansir Daily Mail.

Obat alergi yang diberikan dokter tidak membantu. Setiap dia berada di luar, akan merasa kesakitan dan seluruh tubuh membengkak. Setelah dirujuk ke rumah sakit, bocah itu didiagnosa dengan penyakit langka.

Dokter menyarankan agar seluruh tubuh James ditutup. Jadi bocah itu memakai topi, scarf dan sarung tangan. Termasuk krim oles tubuh.

Penulis: Ariestia
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved