Kawat 9 Centimeter Menancap di Kepala, Pria Ini Beruntung Nyawanya Selamat
Dokter menekankan betapa beruntungnya Bill Parker bisa selamat. Logam itu menembus melewati urat-urat saraf penting dan arteri.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Pria asal Gulfort, Mississippi, Amerika Serikat, Bill Parker (34), beruntung bertahan hidup setelah kawat logam berkarat yang berasal dari mesin penyiang rumput menancap di kepalanya.
Dalam suasana akhir pekan, Minggu (19/4/2015) Parker merasakan wajahnya sakit terlempar sesuatu. Pria ini mengira itu adalah batu. Tapi kemudian ia melihat darah di hidung.
Sekitar lima belas menit kemudian, ia dan tunangannya, Katie Heggins pergi ke Rumahsakit Memorial.
Scan CT, Minggu menunjukkan suatu yang mengejutkan. Terlihat sebuah kawat setebal kuku dan berukuran panjang sekitar 9 centimeter.

Kawat itu ternyata masuk melalui lubang hidung sebelah kiri dan terperangkap di daerah sinus di bawah rongga mata, di sebelah engsel rahang.
"Saya bersyukur masih hidup," katanya dalam akun Facebook pada Senin pukul 7:03 pagi waktu setempat, setelah menjalani operasi.
"Beberapa dokter benar-benar terkejut atas apa yang menimpa saya dan menekankan betapa beruntungnya saya. Logam itu menembus melewati urat-urat saraf penting dan arteri. Akhirnya menancap beberapa milimeter dari pembuluh carotid arteri dan urat leher.
Seperti dilaporkan Sun Herald, dr Timothy Haffey, ahli bidang telinga, hidung dan tenggorokan (THT) yang mengangkat kawat tersebut dari kepala Parker. Saat mendapat panggilan dan mendengar cerita mengenai kasus tersebut lewat telepon, Haffey sempat merasa sulit untuk percaya.
Untuk itu ia meminta scan kedua, untuk melihat apakah logam itu menusuk saluran darah, atau menimbulkan keadaan serius.
Untuk mengeluarkan kawat itu, ia membedah bagian bibir atas dan langsung bisa melihat benda itu. Operasi mengeluarkan logam tersebut berlangsung 20 menit.
Haffey mengatakan operasi sinus tidak memberikan dampak lama. Namun masalahnya kawat ini berkarat.
Parker diberi obat antibiotik untuk menghindari infeksi. Sedangkan kawat tersebut dibawa ke laboratorium pathology.
Pria itu keluar dari rumah sakit dan pulang ke rumah pada Senin malam. Esoknya dia beristirahat penuh. Wajahnya membengkak, perih dan ada goresan. Namun pada Rabu, ia kembali masuk kerja sebagai koki.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/bill_parker_kawat_menembus_kepala_lewat_hidung_20150426_111808.jpg)