Nepal Minta Tim Bantuan Asing Tak Usah Datang Lagi

Koordinator PBB untuk Nepal, Jamie McGoldrick, mengatakan pemerintah Nepal memutuskan negara itu sudah punya cukup ahli asing

Nepal Minta Tim Bantuan Asing Tak Usah Datang Lagi
AP Photo/Niranjan Shrestha
Warga membawa korban gempa yang ditemukan di antara puing-puing bangunan yang ambruk di Kathmandu, Nepal akibat gempa 7,9 Skala Richter (SR) yang mengguncang Sabtu (25/4/2015). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KATHMANDU — Seorang pejabat senior PBB, Rabu (29/4/2015), mengatakan, Nepal meminta agar tim pencarian dan penyelamatan asing tidak datang lagi karena tim bantuan sudah ada cukup banyak di negara yang terlanda gempa itu.

Koordinator PBB untuk Nepal, Jamie McGoldrick, mengatakan pemerintah Nepal memutuskan negara itu sudah punya cukup ahli asing di dan sekitar Ibukota Kathmandu, yang telah hancur oleh gempa besar yang melanda pada Sabtu lalu.

"Mereka merasa mereka sudah memiliki kapasitas yang cukup untuk menangani kebutuhan mendesak dalam pencarian dan penyelamatan," kata McGoldrick kepada AFP. "Mereka yang sudah perjalanan bisa tetap datang tetapi yang lain diberitahu untuk tidak usah datang."

Bandara kecil di Kathmandu yang hanya punya satu landasan pacu telah kesulitan mengakomodasi banyak penerbangan yang membawa bantuan dan ahli asing.

Sebuah pesawat militer Perancis yang membawa bahan bantuan dan pekerja medis pada Rabu terjebak di Abu Dhabi karena tidak mendapatkan izin untuk mendarat di Kathmandu, kata sumber di kementerian luar negeri Perancis.

McGoldrick mengatakan, sebagian besar tim pencarian dan penyelamatan asing di negara itu masih berada di ibukota. "Ada waktu tujuh sampai sembilan hari untuk menyelamatkan orang. Kita sekarang pada hari keempat," katanya. Ia menambahkan bahwa hari Sabtu operasi kemungkinan akan berlanjut ke tahap berikutnya. (AFP)

Tags
Nepal
Gempa
Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved