Kamis, 9 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Wakapolresta Pekanbaru: Jangan Mudah Percaya Saat Diminta Transfer Uang!

Ia meminta masyarakat seharusnya tidak terlalu mudah percaya pada janji-janji manis. Apalagi untuk sebuah pekerjaan, mesti pula mengeluarkan uang

Editor: harismanto
foto/net
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Wakpolresta Pekanbaru AKBP Sugeng Putut Wicaksono saat dikonfirmasi kemarin membenarkan pihaknya sudah menerima laporan kasus penipuan yang dialami Mafari Afrizal (25), warga Jalan Garuda Sakti.

Ia meminta masyarakat seharusnya tidak terlalu mudah percaya pada janji-janji manis. Apalagi untuk sebuah pekerjaan, mesti pula mengeluarkan uang yang relatif besar.

"Belum lagi dipastikan bekerja di perusahaan tersebut, sudah harus keluarkan uang yang lumayan besar. Tentu saja sudah dipastikan itu perusahaan bohongan. Masyarakat mesti mewasapadainya," terang Putut.

Dikatakannya, penipaun dengan modus penerimaan karyawan yang disebar via online atau internet, acap kali menelan korban. Bahkan, korban mengalami kegrugian besar tanpa sadar sudah menjadi korban penipuan.

Pelaku akan berupaya menciptakan fase-fase seolah-olah korbannya benar-benar akan diterima di perusahaan tersebut. Dengan jeda waktu yang direncanakan itu, korban tidak akan sadar bahwa sudah masuk perangkap.

"Biasanya orang yang sudah termotivasi mendapatkan pekerjaan, akan melupakan hal yang sesungguhnya sangat penting, yakni melakukan konfirmasi ulang guna memastikan perusahaan tersebut membuka lowongan pekerjaan. Kondisi itu yang akhirnya dimanfaatkan pelaku," papar Putut.

Apalagi pekerjaan yang dijanjikan itu justru didapatkan dari browsing via internet. Jarak korban dan pelaku yang jauh, akan semakin membuka celah untuk masuk ke dalam perangkap. Terlebih perusahaan tersebut merupakan perusahaan besar. Korban luput mencari tahu dan cenderung langsung percaya.

"Banyak yang menawarkan pekerjaan jika kita membuka di intenet. Namun, itu harus dipastikan. Jangan lantas melihat kop suratnya dengan lambang perusahaan besar dan sudah ternama, lantas percaya. Pastikan sebelum melakukan komunikasi lebih lanjut," ujarnya. (Tribun Pekanbaru Cetak)

Bagaimanakah kronologis kasus penipuan lowongan kerja via online yang dialami Mafari? Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi HARI INI. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com.

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved