Indonesia Kirim Tim DVI ke Nepal

Pemerintah Indonesia mempersiapkan kemungkinan terburuk dalam mencari tiga warga negaranya yang hilang di pegunungan Himalaya, Nepal.

Indonesia Kirim Tim DVI ke Nepal
AP Photo/Niranjan Shrestha
Warga membawa korban gempa yang ditemukan di antara puing-puing bangunan yang ambruk di Kathmandu, Nepal akibat gempa 7,9 Skala Richter (SR) yang mengguncang Sabtu (25/4/2015). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia mempersiapkan kemungkinan terburuk dalam mencari tiga warga negaranya yang hilang di pegunungan Himalaya, Nepal. Tim Disaster Victim Identification (DVI) akan dikirim ke negara yang baru saja diguncang gempa berkekuatan 7,9 skala richter tersebut.

Juru bicara Biro Misi Internasional Divisi Hubungan Internasional Polri Kombes Khrisna Murti mengatakan, Tim DVI yang dikirimkan terdiri dari dua orang, yakni Kompol Eko Yunianto dan Kompol Muhammad Faizal. Dua personel tersebut adalah ahli forensik anggota Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polri.

"Tim DVI ini bekerja di bawah koordinasi dari Kementerian Luar Negeri. Tim akan bersama-sama tim dari unsur lainnya," ujar Khrisna di kompleks Mabes Polri, Rabu (13/5/2015).

Khrisna mengatakan bahwa pengiriman ahli identifikasi bukan berarti berhenti berharap tiga WNI itu tidak selamat. Pihaknya tetap berharap tiga pendaki bernama Alma Parahita, Kadek Andana dan Jeroen Hehuwat tersebut ditemukan selamat. Pengiriman tim DVI itu adalah persiapan jika yang terjadi sebaliknya.

"Tim DVI nantinya akan bergabung dengan tim pemerintah RI yang berada di sana untuk bertugas melakukan innitial assesment serta bergabung dengan tim identifikasi forensik internasional dalam identifikasi jenazah di beberapa rumah sakit di Nepal," ujar Khrisna.

Innitial assesment adalah sebuah tindakan memberikan gambaran awal tentang jumlah korban meninggal dunia dan lokasi korban itu meninggal. Kemudian disusun sebuah rencana dan cara untuk bertindak untuk penanganan persoalan itu.

Kompol Eko dan Kompol Faizal dijadwalkan berangkat ke Nepal Rabu malam melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Untuk penugasan pertamanya, keduanya akan bertugas selama tujuh hari ke depan. "Mudah-mudahan tiga warga negara Indonesia itu dapat kita temukan dengan selamat," ujar Khrisna. (kompas.com)

Tags
Gempa
Nepal
Editor: Sesri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved