Rabu, 8 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Aspal Pun Meleleh Akibat Gelombang Panas di India

Gelombang panas melanda India beberapa waktu belakangan. Temperatur mencapai 45 derajat celcius, dan sudah lebih dari 1.000 orang tewas.

Penulis: Ariestia | Editor: Ariestia
EPA
Gelombang panas yang melanda India juga memberikan dampak bagi infrastruktur, seperti permukaan aspal yang meleleh 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Gelombang panas melanda India beberapa waktu belakangan. Temperatur bahkan mencapai 45 derajat celcius. Saking panasnya, permukaan aspal pun meleleh.

Dari gambar media EPA yang dirilis Daily Mail, tampak permukaan aspal di beberapa tempat di New Delhi mencair, membuat zebra cross jadi bermotif tak karuan.

Ramalan cuaca mengatakan suhu masih akan terus bertambah panas. Sudah lebih dari 1.000 orang dikabarkan tewas akibat gelombang panas ini.

Daerah-daerah bagian selatan India yang menderita paling parah. Korban tewas paling banyak berasal dari kalangan bawah yang tidak punya rumah, lansia, atau pekerja konstruksi yang berada terus di luar ruangan.

Banyak penduduk yang menceburkan diri ke tangki air, tempat pemandian ataupun mengguyur tubuh mereka demi mengurangi rasa panas di kulit.

Permintaan dan pemakaian air conditioner meningkat. Jutaan rumah menggunakan air condisioner membuat konsumsi listrik meningkat tajam. Untuk menyeimbangkan daya, listrik pun mati hingga 10 jam sehari.

Brahma Prakash Yadav, direktur Badan Meteorologi India mengatakan puncak suhu di ibukota masih sekitar 45 derajat celcius.

"Temperatur maksimal tidak akan turun. Namun ada kelegaan karena diperkirakan mulai 2 Juni ada indikasi akan terjadi hujan," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved