Minggu, 12 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Butiran Pasir di Ginjal Bikin Wahyu Meringis Kesakitan

Pertama sakitnya sedikit, lama kelamaan semakin sakit dan bertambah sakit yang tidak tertahankan lagi.

Penulis: | Editor:

TRIBUNPEKANBARU, PEKANBARU - Penyakit terkadang datangnya tidak diduga-duga seperti tamu tak diundang datang tiba-tiba saja. Apalagi kalau sakitnya tidak tertahankan bahkan sampai guling-guling dibuatnya.

Tentu ini sangat menyiksa dibuatnya. Sehingga perlu dilakukan pemeriksaan ke rumah sakit segera.

Seperti penyakit batu ginjal yang pernah dialami Wahyu satu tahun lalu. Warga Kecamatan Payung Sekaki ini kepada Tribun mengatakan ia sempat mengalami batu ginjal tahun 2012 lalu.

"Awalnya ketika bangun subuh, seperti biasa buang air kecil. Kemudian terasa agak nyeri dan kuning warnanya. Kemudian setelah mandi, pinggang terasa sakit. Pertama sakitnya sedikit, lama kelamaan semakin sakit dan bertambah sakit yang tidak tertahankan lagi," kenang Wahyu.

Kemudian mau tidak mau ia harus dibawa ke rumah sakit karena Wahyu mengaku sudah tidak kuat lagi menahan sakit tersebut.

"Sesampainya di rumah sakit langsung saya ke UGD dan mendapatkan pertolongan. Pertama saya diberi obat untuk dimakan, tapi sakitnya tetap nggak hilang-hilang. Kemudian ditambah obat dengan dimasukkan ke anus. Barulah sakit nyerinya berkurang," kata Wahyu.

Setelah itu, beberapa saat kemudian barulah ditangani dokter. Diperiksa darah, air seni hingga di USG. Alhasil, ada butiran pasir di saluran ginjal.

"Setelah menjalani perawatan, tiga hari berada di rumah sakit, dokter pun memperbolehkan saya pulang. Tetapi kontrol lagi seminggu kemudian," sebutnya.

Wahyu bersukur karena hal ditakutkan, operasi tidak terjadi. Menurut dokter, ia cukup dengan mengonsumsi obat saja nanti akan keluar dengan sendirinya melalui air kencing.

“Yang paling saya takutkan adalah operasi. Sempat orangtua saya bilang kalau disuruh operasi, jangan dilakukan dulu cari pengobatan alternatif lainnya. Alhamdulillah tidak dilakukan operasi,” jelasnya.

Dokter berpesan, agar banyak minum air putih dengan indikator memperhatikan warna urine, menjaganya supaya selalu bening.

Selain itu, dokter menyarankan agar memperhatikan pola makan dan minum serta karena pekerjaan Wahyu yang banyak duduk.

Kondisi ini, dokter menyarankan agar dalam sejam sekali, ia harus berdiri beberapa saat. Kata dokter, lanjutnya orang yang sudah pernah mengalami batu ini risiko akan terkena lagi lebih besar.

“Memang, setelah beberapa hari istirahat, kemudian tidak bisa duduk-duduk lama, sakit pinggang, makanya saya bawa berdiri," pungkasnya. (vina dwinita)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved