Senin, 13 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Telantar, Bocah 3 Tahun Ini Hanya Menangis di Tengah Kebun

Bocah yang diperkirakan berumur tiga tahun itu menangis dan terus menangis,

Editor:
kompas.com
Bunga saat dirawat di rumah sakit 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BOYOLALI - Seorang balita berjenis kelamin perempuan ditemukan menangis di tengah kebun, jauh dari keramaian, oleh seorang warga di Dukuh Cepit, Ngargorejo, Boyolali, Kamis (25/6/2015).

Bocah yang diperkirakan berumur tiga tahun itu menangis dan terus menangis, pun saat diantar warga ke rumah salah satu perangkat desa. Anak itu langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan karena demam tinggi.

Lokasi kebun memang jauh dari keramaian dan berjarak kurang lebih satu setengah kilometer dari Waduk Cengklik, Boyolali. Menurut keterangan warga, anak ini ditemukan oleh warga setempat, dan kemudian dibawa ke rumah Wiyadi, salah satu perangkat desa.

Wiyadi pun berinisiatif melaporkan ke Polsek Ngemplak, Boyolali. "Saat dibawa ke rumah saya, kondisinya terus menangis sambil kedua tangannya menutupi matanya. Belum bisa cerita. Dan waktu itu terlihat lemas dan pucat. Saya dan beberapa warga segera bawa ke rumah sakit," kata Wiyadi.

Anak itu lalu dirawat di Rumah Sakit Banyubening dan akhirnya dirujuk ke RSUD Pandanarang, Boyolali. Berdasarkan pengamatan Kompas.com, anak itu terlihat tertidur dengan selang infus di tubuhnya.

Baju warna putih dengan motif bunga, rambut ikal warna hitam dengan kulit warna putih. Tubuhnya bersih dan wajah berbentuk oval, namun tampak pucat seperti kelelahan. Selain itu, kuku anak ini juga dihiasi kutek jingga.

Wiyadi sempat menghimbauwarganya untuk menyebarkan ciri-ciri balita tersebut kepada warga lainnya.

Sementara itu, Kepala Polsek Ngemplak, AKP Achmad Nadiri, mengaku masih mendalami kasus tersebut dan belum bisa mendapatkan identitas pasti dari gadis belia tersebut. Pihak kepolisian masih menunggu kondisi anak itu membaik. "Kita masih menyelidiki motifnya, apakah disengaja dibuang atau hilang dari orangtua. Belum ada kesimpulan apapun," kata dia. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved