Rabu, 8 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Ini Kerugian Ibu Jika Tidak Beri ASI Eksklusif

Penelitian juga mengungkapkan bahwa tidak menyusui dapat meningkatkan risiko ibu menderita diabetes tipe 2, jantung, hingga hipertensi.

Editor: Sesri
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Pemberian ASI eksklusif tak hanya sangat bermanfaat bagi bayi, tetapi juga bagi ibu. Sama halnya seperti bayi yang tidak diberikan ASI, ibu yang tidak memberikan ASI juga akan lebih berisiko terkena penyakit.

"ASI akan menurunkan angka risiko kanker payudara, kanker ovarium, berdasarkan penelitian," ujar Ketua Pembina Sentra Laktasi Indonesia dokter Utami Roesli dalam diskusi di kantor Wahana Visi Indonesia, Jakarta, Kamis (9/7/2015).

Selain kanker, banyak penelitian juga mengungkapkan bahwa tidak menyusui dapat meningkatkan risiko ibu menderita diabetes tipe 2, jantung, hingga hipertensi.

Tami mengungkapkan, dalam Jurnal Pediatrics tahun 2009, ibu yang tidak menyusui dapat meningkatkan risiko 4,8 kali lebih tinggi untuk menyiksa maupun menelantarkan anaknya dibanding ibu menyusui. Penelitian tersebut dilakukan pada 5.890 ibu yang diikuti perkembangannya selama 15 tahun.

Ibu pun tak perlu repot-repot ingin menurunkan berat badan setelah melahirkan. Cukup dengan menyusui, berat badan secara perlahan dapat kembali normal. "Enggak usah pilates, sedot lemak, cukup menyusui saja," kata Tami.

Memberikan ASI luar biasa manfaatnya. Ibu harus yakin ASI akan berlimpah selama menyusui. Dukungan pemberian ASI pun harus dilakukan mulai dari suami, orangtua, hingga lingkungan sekitar. (kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved