Kabut Asap Riau
Warga Riau Mulai Terkena ISPA
Dari 1-8 Juli terdata penderita ISPA sebanyak 560 orang, kemudian Pneumonia 21, Asma 25, Iritasi Mata 38, dan Iritasi Kulit 114.
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Warga mulai menderita infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) akibat semakin tebalnya kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan. Itu terungkap dari data di Dinas Kesehatan Provinsi Riau.
"Sudah empat hari pilek terus, kepala sakit, kalau malam demam. Kemarin sudah pergi berobat katanya ISPA," ujar Rini, seorang karyawan swasta di Pekanbaru, kepada Tribun, Rabu (8/7/2015).
Rini sehari-hari mengendarai sepeda motor ke tempat kerjanya, terpapar kabut asap. Terutama pagi hari, saat berangkat kerja.
"Makanya sekarang pakai masker terus, kemarin beli masker banyak, asal keluar rumah pakai masker," ujarnya.
Sugiarto mengalami hal yang sama. Kata dia, ia selalu terkena ISPA setiap kali kabut asap menyelimuti Riau. "Saya selalu kena terus, asal ada asap pasti langsung pilek," ujar pegawai swasta itu.
Ia merasa sangat terganggu, apalagi ia kerap beraktifitas di luar ruangan. "Kalau bisa segera hilang asap ini," ucapnya.
Kepala UPT Penanggulangan Krisis Kesehatan, Pengembangan SDM dan Kesehatan Olahraga Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Jhon Kennedy menyebutkan dari 1-8 Juli terdata penderita ISPA sebanyak 560 orang, kemudian Pneumonia 21, Asma 25, Iritasi Mata 38, dan Iritasi Kulit 114.
"Ada peningkatan penderita ISPA di Riau, sekarang sudah hampir mencapai seribu penderita. Memang ada mengalami lonjakan penderita," ujarnya menjawab pertanyaan Tribun.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan Provinsi Riau sudah mengantisipasi bahaya ISPA dengan membagi-bagikan masker kepada warga.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Andra Syafril mengakui adanya peningkatan jumlah penderita ISPA, berdasar data yang dihimpun dari seluruh kabupaten dan kota. "Ada peningkatan," ucapnya.
Ia menyarankan kepada warga untuk mengkonsumsi air lebih banyak dan mengurangi aktifitas di luar rumah. Kemudian gunakan masker saat keluar rumah.
"Yang rentan terkena itu anak-anak dan ibu hamil, harus waspada, jangan sampai terkena ISPA," ujarnya.
Apalagi di bulan Ramadhan ini, bagi yang menjalankan ibadah puasa hendaknya menjaga makanan yang dikonsumsi. Mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat bisa memperkuat daya tahan tubuh. (Tribun Pekanbaru Cetak)
Apa upaya warga untuk mengatasi kabut asap? Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru Edisi HARI INI. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Simak liputan video tribun di www.tribunpekanbaru.com/video.
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/kabut-asap-di-rumbai_20150708_152307.jpg)