Rabu, 22 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Film 'Mencari Hilal' Berisi Pelajaran Keberagaman

Mizan memprmosikan film religi “Mencari Hilal” dengan nonton bareng (nobar) di Empire XXI Bandung Indah Plaza, Sabtu (11/07/2015).

Editor: Ariestia
Internet
Film Mencari Hilal 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANDUNG - Mizan memprmosikan film religi “Mencari Hilal” dengan nonton bareng (nobar) di Empire XXI Bandung Indah Plaza, Sabtu (11/07/2015).

Film berdurasi 94 menit di sutradarai Ismail Basbeth bercerita tentang napak tilas mencari hilal dan ada ceritera komplik perbedaan agama namun akhirnya ada solusi dan menjadi pelajaran bagi penonton.

Film dibintangi Dedy Sutomo dan Oka Antara akan diputar serentak di seluruh bioskop 17 juli 2015 mengisi libur Idul Fitri.

"Mencari Hilal" sebuah Film mengajarkan bahwa cara terbaik menyikapi keragaman adalah dengan kearifan.
Produser film Gangsar Sukrisno berrharap penonton dapat mengambil pesan moral bahwa manusia tidak dapat mengklaim kebenaran hanya dari sudut pandangnya tanpa menghormati pendapat lain. "Film Memcari Hilal g dapat menjadi sarana pelajaran bagi masyarakat untuk menerima keragaman dalam kehidupan sehari-hari," ujarmya..

"Mencari Hilal" berkisah tentang Mahmud (Deddy Sutomo), pedagang toko kelontong yang percaya bahwa Islam harus ditetapkan secara keseluruhan dalam hidup.

Saat melihat isu sidang isbat Kementerian Agama yang menelan dana miliaran, Mahmud teringat perjalanan mencari hilal yang dilakukannya saat pesantren. Cara mudah tanpa menghabiskan uang miliaran.

Macmud diusianya yang sudah tua berniat melakukan napak tilas. Niatnya semula dilarang putrinya Halida (Erythrina Baskoro) tapi Machmud memaksa dan akhirnya dizinkan asal ditemani oleh Heli (Oka Antara), putranya yang sudah lama tidak pulang ke rumah karena selalu berselisih pendapat.

Perjalanan bapak dan anak tidak hanya semata-mata mencari hilal, tetapi juga rasa pengertian antara ayah dan anak yang telah lama hilang. Selama perjalanan selalu berselisih paham bahkan sempat berpisah namun kembali bersatu mencari lokasi untuk melihat hilal.

Mahmud sosok pria yang memiliki pandangan teguh dari sisi agama. Usaha Mahmud untuk selalu dekat dengan sang pencipta tak diimbangi hubungannya bersama anak lelakinya, Heli.

Namun diakhir ceritra keduanya saling memahami dan Machmud setelah melihat hilalakhirnya meninggal.
Proyek film digarap Mizan Productions, Multivision Plus, dan Dapur Film menelan biaya Rp 2,5 miliar. (Tribun Jabar/Tribunnews).

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved