Warna Kulit Pria Ini Berubah Gelap Setelah Jalani Pencangkokan Hati
Pria Rusia menimbulkan keheranan teman-teman, keluarga dan komunitas medis setelah menjalani pencangkokan hati.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang pria Rusia menimbulkan keheranan teman-teman, keluarga dan komunitas medis setelah menjalani pencangkokan hati. Perlahan kulitnya menjadi lebih gelap setelah menerima hati dari pendonor pria keturunan Afrika.
Dilansir Oddity Central, hal itu bermula ketika Semen Gendler (65) asal Krasnodar, Rusia, didiagnosa menderita hepatitis C dan kanker. Menurut dokter, kesempatan hidupnya hanya melalui transplantasi hati.
Jadi ia memutuskan terbang ke Amerika Serikat (AS) untuk menjalani prosedur itu.
"Saya punya banyak bisnis di AS dengan rekan kerja di New York. Jadi saya minta dia untuk menolong saya untuk operasi, dimana, bila Anda punya uang cukup, sangat mungkin melakukannya lebih cepat dibanding di Rusia. Beruntung saya bisa mendapatkan dana $500.000 AS (Rp 6,68 miliar) untuk operasi. Kalau di Rusia saya harus menunggu terlalu lama untuk mencari seorang donor," katanya.
Gendler mendapatkan liver dari seorang pria Afrika-Amerika. Hal itu menyelamatkan hidupnya. Namun tak lama teman-teman dan keluarga mulai memperhatikan perubahan di diri Gendler. Seiring kondisinya makin membaik dari sakit, kulitnya berubah agak gelap.
"Saya perhatikan kulitnya jadi agak gelap. Ketika dia mengatakan pada saya mereka memberinya hati dari seorang pria Afrika-Amerika, saya pikir itu mungkin alasan perubahan warna kulitnya. Saya tahu teman saya selama bertahun-tahun dan dia selalu, sangat pucat. Tapi kini untuk pertama kalinya dia menjadi orang yang berkulit gelap," tutur Igor Atamanenko.
Para dokter di AS juga mengkonfirmasi kulit Gendler berubah karena transplantasi liver dari pendonor. Sebelumnya pernah terjadi pada beberapa orang kulit putih yang warna kulit mereka berubah gelap setelah menerima donor organ dari pendonor kulit hitam.
Namun bagi Gendler sendiri perubahan warna kulitnya bukanlah suatu masalah.
"Sejujurnya saya bisa saja jadi lebih gelap lagi dari yang sekarang. Dan saya tidak peduli. Yang paling penting adalah liver itu bekerja dan saya sehat. Ini menakjubkan, saya sekarang penuh semangat dan bisa hidup di antara dua kota, New York dan Krasnodar. Dan jika kulit saya jadi gelap, siapa peduli? kalau saya tidak peduli," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/kulit-gelap-transplantasi-cangkok-hati-semen-gendler_20150714_154012.jpg)