Dari 996 Kasus, 12 Penderita AIDS di Bali Meninggal Dunia
Penderita HIV-ADIS dari luar banyak juga yang melakukan pengobatan ke klinik VCT di Bali.
TRIBUNPEKANBARU.COM, BALI - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali, hingga bulan Mei 2015 setidaknya telah tercatat 996 total kasus penderita HIV-AIDS di Bali.
Dari total jumlah tersebut, penderita HIV tercatat sebanyak 622 orang.
Sedangkan, 374 orang merupakan orang yang sudah lanjut ke fase AIDS.
"Dari total semuanya, hingga bulan Mei 2015 kemarin sudah tercatat 15 orang penderita AIDS meninggal," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr.I Ketut Suarjaya.
Ia menjelaskan, data penderita HIV/AIDS tersebut dihimpun dari klinik-klinik VCT yang tersebar di beberapa layanan kesehatan di Bali.
Karena banyaknya LSM pendamping untuk penderita HIV/AIDS serta klinik VCT di Bali, banyak penderita HIV/AIDS dari luar daerah memilih Bali sebagai tempat konseling serta berobat.
Sehingga, tidak sedikit yang terdata tersebut juga termasuk penderita HIV/AIDS dari luar daerah seperti Gorontalo, Jabar, Jateng, Jatim, NTB, NTT, Kalimantan, Papua Barat, Sulawesi dan Sumatera serta DKI Jakarta.
"Penderita HIV-ADIS dari luar banyak juga yang melakukan pengobatan ke klinik VCT di Bali. Hal ini karena jumlah layanan KT (Konseling dan Testing) untuk HIV/AIDS di Bali sudah marak," katanya. (*)