Awalnya Bantu Rumah yang Terbakar, Eh Tak Tahunya Mesum Juga
Warga, semakin curiga kepada ES yang datang selalu pada malam larut.
TRIBUNPEKANBARU.COM, CIANJUR - Kisah asmara ES (60) dan AS (45) ini berawal dari peristiwa kebakaran yang menimpa rumah AS pada awal Ramadan.
Kala itu, AS meminta bantuan kepada pemerintah agar rumahnya bisa diperbaiki melalui ES.
"Dari situ, komunikasi mereka terus berlanjut hingga akhirnya rasa saling suka muncul. ES semakin sering mendatangi AS, meski AS tinggal di rumah kerabatnya karena rumahnya yang rusak tak kunjung dibetulkan," ujar Tatang salah seorang warga Kampung Ciseureuh Desa Jayagiri Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur.
Warga, semakin curiga kepada ES yang datang selalu pada malam larut.
Semakin curiga, warga sepakat untuk menggerebek sang oknum.
"Keduanya langsung digiring keluar rumah oleh warga. ES diarak dan dikeroyok karena warga kesal dengan ulahnya," kata Tatang yang dihubungi melalui sambungan telepon.
ES merupakan seorang oknum Satpol PP Kecamatan Sindangbarang itu pun harus rela jadi bulan-bulanan massa.
Ya, pria dengan usia lebih dari setengah abad itu kepergok sedang 'asik-masyuk' dengan seorang wanita bersuami, AS.
Warga memergoki keduanya, Senin (27/7/2015) dinihari, di sebuah rumah di Kampung Ciseureuh Desa Jayagiri Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur.
"Lantas, ES pun diarak keliling kampung dan dihajar oleh warga hingga babak belur," ujar Tatang.
Melalui sambungan telepon, Kepala Desa Jayagiri, H Ahmad Firdaus, menuturkan, kasus yang melibatkan oknum Pol PP itu, kini sedang diselesaikan secara kekeluargaan.
"Kami belum melaporkan kasus ini ke Polisi, baru diselesaikan secara kekeluargaan saja. Kami juga sudah mengimbau agar warga tidak main hakim sendiri," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ilustrasi-kepergok-mesum-di-kamar_20150428_213424.jpg)