Breaking News:

Simpan Semua Gadget, Temui Sahabat dan Tertawalah Bersama-sama

Teknologi, kata Profesor Nortchraft, membuat banyak manusia menjadi lebih efisien tapi tidak efektif.

shutterstock
ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Manusia terlahir sebagai manusia sosial, yang secara natural terlahir dengan ketidakmampuan untuk hidup sendiri. Artinya, kita pasti membutuhkan kehadiran oranglain dalam menjalani hidup sehari-hari.

Sebuah studi yang digelar oleh Profesor Gregory Northcraft dari University of Illinois, menemukan bahwa jumlah manusia yang dengan minim empati dan rasa mengasihi semakin meningkat dari waktu ke waktu. Selain itu, Profesor Nortcraft juga membeberkan bahwa kondisi ini disebabkan oleh kemajuan teknologi yang terus berinvasi secara agresif.

Teknologi, kata Profesor Nortchraft, membuat banyak manusia menjadi lebih efisien tapi tidak efektif. Alhasil, semakin banyaklah manusia yang berpikir bak sebuah mesin, maksudnya selalu menyasar hasil dan angka, tetapi melupakan hubungan antarsesama yang hangat dan positif.

Hasil studi juga memaparkan sebuah informasi unik, manusia zaman sekarang jarang tertawa. Ya, bisa saja Anda tertawa membaca cerita lucu lewat chatting bersama teman, tetapi tawa yang dihasilkan dari pertemuan tatap muka lebih menyehatkan. Sering melakukan komunikasi secara langsung, membentuk kemampuan Anda dalam beropini dan menciptakan emosi yang variatif.

“Teknologi membuat Anda menjadi manusia yang dingin dan kurang efektif,” ujar Profesor Nortcraft.

Modernisasi, tentu saja, sebuah kewajiban dan keharusan. Hasil kajian ini bukan berarti Anda harus membuang seluruh peranti gadget, tetapi gunakanlah secara bijak. Profesor Northcraft mengatakan hindari rasa malas untuk berjalan dan bertemu sahabat atau keluarga di luar rumah. Perbanyak komunikasi secara langsung. Satu hal yang ditekankan oleh Profesor Nortchraft adalah jangan membiasakan diri untuk menyampaikan ekspresi suka atau duka lewat barisan kalimat di aplikasi chat. Berdiri di kaki Anda dan temui orang tersebut. (kompas.com)

Editor: Sesri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved